Pertamina EP Cepu Raih Penghargaan Tertinggi Patra Nirbhaya di Forum Komunikasi Keselamatan Migas 2025

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Senin, 17 November 2025 | 14:30 WIB
Pertamina EP Cepu meraih penghargaan tertinggi Patra Nirbhaya di Forum Komunikasi Keselamatan Migas 2025 (Dok. Pertamina EP Cepu)
Pertamina EP Cepu meraih penghargaan tertinggi Patra Nirbhaya di Forum Komunikasi Keselamatan Migas 2025 (Dok. Pertamina EP Cepu)

Kabar BUMN - Pertamina EP Cepu (PEPC) kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih penghargaan tertinggi Patra Nirbhaya Karya Utama Adinugraha IV dalam Forum Komunikasi Keselamatan Migas 2025.

Penghargaan bergengsi ini menjadi bukti kuat atas komitmen perusahaan menciptakan lingkungan kerja yang sepenuhnya bebas kecelakaan—sebuah standar emas di industri hulu minyak dan gas bumi Indonesia.

Anugerah tersebut diserahkan langsung oleh Direktur Teknik dan Lingkungan Migas sekaligus Kepala Inspeksi Migas, Noor Arifin Muhammad, dari Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM.

Baca Juga: Daftar Oleh-oleh Khas Bogor yang Sejak Dulu Populer dan Masih Jadi Favorit

Prosesi penghargaan berlangsung di Gedung Forum Teknologi, Balai Besar Pengujian Migas LEMIGAS, Jakarta, pada 13 November 2025.

Patra Nirbhaya Karya Utama Adinugraha IV sendiri merupakan kategori tertinggi dalam kelompok Patra Nirbhaya Karya dan hanya diberikan kepada entitas yang mampu menjalankan operasi tanpa kehilangan satu jam kerja pun akibat kecelakaan.

General Manager PEPC, Mefredi, menyampaikan kebanggaan sekaligus apresiasi atas dedikasi seluruh insan perusahaan.

Baca Juga: BSI Raih Izin Jasa Simpanan Emas, Ekosistem Bulion Kian Lengkap

"Pencapaian ini adalah bukti nyata bahwa komitmen terhadap Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) telah menjadi budaya di setiap lini operasi kami.

"Ini bukan garis finis, melainkan motivasi untuk terus berbenah dan meningkatkan standar keselamatan kami ke level yang lebih tinggi," tegasnya.

Keberhasilan ini tak sekadar menjadi pengakuan, tetapi juga berkontribusi langsung pada ketahanan energi nasional.

Baca Juga: Akhir Pekan Berbudaya di TMII, Nona Nyonya Bersantai Jadi Ruang Tenang untuk Perempuan

Dengan operasi yang aman dan bebas insiden, pasokan energi dari wilayah operasi Jambaran Tiung Biru dapat terus berjalan optimal untuk memenuhi kebutuhan negara.

"Setiap jam operasi yang aman adalah kontribusi nyata bagi Republik Indonesia," tambah Mefredi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dwi NM

Tags

Artikel Terkait

Terkini