Kabar BUMN - PT Pertamina (Persero) menyalurkan sebanyak 8.000 liter bahan bakar jenis Dexlite di wilayah Tapanuli dan Sibolga.
Bantuan tersebut diberikan guna memastikan kelancaran operasional alat berat dalam proses penanggulangan bencana di kedua wilayah tersebut.
Bahan bakar tersebut dikirim menggunakan jerigen menuju sejumlah titik terdampak longsor.
Baca Juga: Menjelajah Padang Mangateh, Ladang Hijau Cantik Warisan Seabad
Penyaluran difokuskan pada ruas jalan lintas mas yang menghubungkan Kabupaten Tapanuli Utara – Tapanuli Tengah – Tapanuli Selatan – Sibolga.
Jalur ini merupakan akses vital bagi mobilitas masyarakat sekaligus jalur utama distribusi logistik di kawasan tersebut.
Pasokan Dexlite tersebut sangat dibutuhkan untuk menggerakkan eskavator dan alat berat lainnya.
Baca Juga: Lowongan UI/UX Engineer Dibuka, GDPS Cari Talenta Desain Digital
Alat-alat tersebut difungsikan untuk membersihkan material longsor yang menutup akses jalan.
Dengan pengoperasian alat berat tersebut, diharapkan lalu lintas dapat kembali normal dan transportasi masyarakat tidak lagi terhambat.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, menjelaskan bahwa dukungan ini diharapkan mampu mempercepat pemulihan aktivitas warga serta memastikan bantuan tetap tersalurkan dengan baik.
Baca Juga: Tanggap Darurat, Subholding Upstream Pertamina Salurkan Bantuan Bencana di Pulau Sumatra
“Pasokan bahan bakar ini diharapkan dapat membantu memulihkan aktivitas masyarakat, memudahkan penyaluran bantuan logistik serta pendistribusian BBM dan LPG,” ujarnya.***
Artikel Terkait
Penguatan Tata Kelola Keselamatan Eksplosif, Pertamina Hulu Mahakam Gelar Forkomex 2025
Pertamina Perkuat Distribusi Energi untuk Masyarakat Terdampak di Sumut dan Aceh
Gerak Cepat, Pertamina Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Erupsi Gunung Semeru
Pertamina Drilling Pertahankan Penghargaan Emas di ASRRAT 2025, Bukti Konsistensi Implementasi ESG
Tanggap Darurat, Subholding Upstream Pertamina Salurkan Bantuan Bencana di Pulau Sumatra