Upaya Terkoordinasi Pertamina Patra Niaga Sumbagut untuk Menjaga Kelancaran Distribusi Energi di Sumbar

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Sabtu, 6 Desember 2025 | 19:45 WIB
Pertamina Patra Niaga Sumbagut berkoordinasi dengan Pemprov Sumbar untuk memastikan distribusi BBM dan LPG tetap lancar melalui jalur Sitinjau Lauik di tengah gangguan akses akibat bencana. (Dok. Pertamina)
Pertamina Patra Niaga Sumbagut berkoordinasi dengan Pemprov Sumbar untuk memastikan distribusi BBM dan LPG tetap lancar melalui jalur Sitinjau Lauik di tengah gangguan akses akibat bencana. (Dok. Pertamina)

Kabar BUMN - Langkah cepat dilakukan Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) dengan menjalin koordinasi bersama Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy, serta Kepala Dinas ESDM Sumbar.

Upaya ini difokuskan untuk memastikan distribusi BBM dan LPG tetap terjaga meski akses transportasi terganggu akibat banjir dan longsor di sejumlah wilayah.

Pertamina menyebutkan bahwa jalur Sitinjau Lauik kini menjadi satu-satunya rute alternatif untuk suplai energi menuju Agam, Bukittinggi, Payakumbuh, Solok, Solok Raya, Sijunjung, Dharmasraya, Tanah Datar, Pasaman, Padang Panjang, dan Lima Puluh Kota.

Baca Juga: PGE x Ecolab Hadirkan Flow2Max®, Inovasi Panas Bumi Indonesia Siap Mendunia

Proses pengiriman ke daerah-daerah tersebut mengalami penambahan waktu sekitar 6 jam dibanding kondisi normal, sehingga pengaturan ritase dilakukan secara lebih ketat.

Kondisi lapangan yang menunjukkan adanya longsor serta jembatan terputus di sejumlah titik seperti Tanah Datar–Padang Panjang, Agam–Pasaman, dan Padang Panjang–Sicincin membuat seluruh suplai energi harus dialihkan melalui jalur Sitinjau Lauik.

Sales Area Manager Retail Sumbar Pertamina Patra Niaga, Fakhri Rizal Hasibuan, menjelaskan bahwa berbagai upaya percepatan pengiriman telah dioptimalkan.

Baca Juga: Lowongan Terbaru GDPS: Posisi Ground Handling Control Dibuka untuk Penempatan Solo

"Pertamina terus memaksimalkan suplai energi melalui jalur Sitinjau Lauik dengan pengaturan ritme distribusi dan penambahan armada."

"Kami mengajukan dukungan prioritas bagi mobil tangki BBM dan skid tank LPG agar distribusi ke kabupaten dan kota tetap berjalan lancar,” ujar Fakhri.

Pertamina Patra Niaga juga mengimplementasikan pola suplai Reguler–Alternatif–Emergency (RAE) serta melakukan penambahan AMT dan armada mobil tangki sebagai bagian dari percepatan pemulihan rantai pasok energi di wilayah Sumbar.

Baca Juga: Telkomsel Poin Luncurkan Program Undian Akhir Tahun Bertabur Hadiah

Wakil Gubernur Sumbar, Vasko Ruseimy, menegaskan dukungan penuh Pemerintah Provinsi terhadap langkah percepatan distribusi tersebut.

“Pemerintah Provinsi Sumatera Barat memberikan dukungan penuh agar distribusi BBM dan LPG tetap terjaga."

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini