BULOG Perkuat Akses Beras SPHP ke Wilayah Pegunungan Papua Jelang Nataru

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Selasa, 9 Desember 2025 | 07:45 WIB
BULOG percepat distribusi beras SPHP ke wilayah pegunungan Papua demi menjaga stabilitas pangan jelang Natal dan Tahun Baru. (Dok. BULOG)
BULOG percepat distribusi beras SPHP ke wilayah pegunungan Papua demi menjaga stabilitas pangan jelang Natal dan Tahun Baru. (Dok. BULOG)

Kabar BUMN - BULOG Papua kembali mempercepat penyaluran beras SPHP ke empat kabupaten dengan kondisi geografis tersulit di Papua, yaitu Pegunungan Bintang, Nduga, Yahukimo, dan Intan Jaya.

Kawasan ini berada di wilayah pegunungan terpencil yang tidak bisa dilalui secara rutin lewat jalur darat, sehingga distribusi harus disesuaikan agar kebutuhan pangan tetap aman menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru.

Untuk Kabupaten Nduga, BULOG sudah menyalurkan 1.250 kilogram beras melalui pengiriman udara.

Baca Juga: Bank Mandiri Perkuat Ekonomi Kerakyatan di Jawa Barat Melalui Program Pemberdayaan dan Sinergi Layanan Keuangan

Selain itu, sebanyak 10.000 kilogram sedang dikirim menggunakan transportasi sungai dan diperkirakan tiba antara 11–13 Desember 2025.

Di sisi lain, Kabupaten Yahukimo telah menerima 2.000 kilogram beras melalui pengiriman udara, dengan tambahan 20.000 kilogram yang sedang menempuh jalur sungai pada periode kedatangan yang sama.

Langkah ini menjaga ketersediaan stok sembari menunggu distribusi sungai yang memerlukan perjalanan lebih panjang.

Baca Juga: ASDP Terus Bergerak Ulurkan Bantuan ke Korban Bencana Sumatera, Pastikan Harapan Tetap Menyala

Seluruh aktivitas pengiriman, baik udara, darat, maupun sungai, mendapat dukungan penuh dari pihak kepolisian sebagai mitra pengamanan, pendampingan, hingga penitipan sementara di gudang filial.

Pola multi-moda tersebut juga diterapkan untuk Pegunungan Bintang dan Intan Jaya yang menghadapi tantangan geografis serupa, mulai dari kondisi cuaca ekstrem hingga minimnya akses transportasi.

Pemimpin Perum BULOG Kanwil Papua, Ahmad Mustari, menekankan bahwa percepatan distribusi kali ini merupakan upaya strategis untuk menjaga ketersediaan pangan di daerah terpencil.

Baca Juga: Mandalika Festival of Speed 2025 Segera Hadir: Full Line-Up, Free Entry, dan PitWalk Gratis

Ia menegaskan, “Pendistribusian ini bertujuan untuk menstabilkan harga dan memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru)."

"Harga jual beras SPHP di empat wilayah tersebut tetap sama dengan daerah lainnya, yaitu Rp13.500 per kilogram."

"Pengiriman ke daerah seperti Nduga dan Yahukimo merupakan bagian dari komitmen kami untuk memastikan semua masyarakat, termasuk yang tinggal di wilayah paling sulit dijangkau, tetap mendapatkan akses pangan yang layak.”

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini