ITDC Nusantara Utilitas Raih Izin Resmi Pengolahan Air Laut Pertama di Indonesia

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Selasa, 16 Desember 2025 | 08:00 WIB
Perolehan izin ini menegaskan komitmen ITDC NU dalam menghadirkan solusi infrastruktur air yang berkelanjutan.
Perolehan izin ini menegaskan komitmen ITDC NU dalam menghadirkan solusi infrastruktur air yang berkelanjutan.

Kabar BUMN — PT ITDC Nusantara Utilitas (ITDC NU), entitas usaha di bawah InJourney Tourism Development Corporation (ITDC), mencatat capaian strategis di tingkat nasional.

Perusahaan ini menjadi yang pertama di Indonesia yang memperoleh persetujuan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk mengolah air laut menjadi air bersih siap konsumsi.

Pencapaian ini memperkuat peran ITDC NU sebagai penyedia solusi infrastruktur yang inovatif dan berkelanjutan, khususnya dalam mendukung kebutuhan air bersih di Kawasan The Nusa Dua, Bali, destinasi pariwisata unggulan nasional.

Baca Juga: Predikat Informatif Kembali Diraih, PERURI Perkuat Akuntabilitas Publik

Izin yang diperoleh merupakan Pemanfaatan Air Laut Selain Energi (ALSE) dengan KBLI 36001, yang diajukan melalui sistem Online Single Submission (OSS).

Seluruh tahapan perizinan dijalankan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan dengan koordinasi intensif bersama instansi terkait.

Direktur ITDC NU, Novan Aryanda mengatakan, “Apa yang dicapai PT ITDC Nusantara Utilitas merupakan wujud nyata komitmen perusahaan, dalam menghadirkan solusi infrastruktur yang inovatif, andal, dan berwawasan lingkungan."

Baca Juga: Komitmen Sosial PTPN IV Regional III, Bantuan Disalurkan ke Tiga Provinsi Terdampak

"Inisiatif pengolahan air laut ini kami arahkan agar sejalan dengan penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), khususnya dalam menjawab tantangan ketersediaan air bersih di kawasan destinasi prioritas,” ujarnya.

Dalam implementasinya, ITDC NU mengadopsi teknologi Sea Water Reverse Osmosis (SWRO) untuk memisahkan garam dari air dengan memanfaatkan tekanan osmotik, sehingga menghasilkan air bersih layak konsumsi.

Teknologi ini dikenal sebagai solusi efisien dan berkelanjutan untuk menjawab tantangan keterbatasan sumber air tawar, khususnya di area pesisir yang berkembang sebagai destinasi pariwisata.

Baca Juga: Liburan ke Jepang Hemat Budget, Simak Tips Jitunya

Pemanfaatan teknologi SWRO diharap dapat mengurangi ketergantungan terhadap air tanah, memperkuat ketahanan lingkungan, serta mendukung pengembangan kawasan pariwisata hijau.

Sejalan dengan hal itu, ITDC NU selalu berkomitmen menjalankan operasional secara bertanggung jawab dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan laut, termasuk ekosistem sekitarnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Novia

Tags

Artikel Terkait

Terkini