Inovasi Energi JOB Tomori Berbuah Penghargaan Nasional di Akhir 2025

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Senin, 29 Desember 2025 | 11:00 WIB
JOB Pertamina–Medco E&P Tomori Sulawesi meraih Penghargaan Efisiensi Energi Nasional 2025 lewat inovasi metode MIRA.
JOB Pertamina–Medco E&P Tomori Sulawesi meraih Penghargaan Efisiensi Energi Nasional 2025 lewat inovasi metode MIRA.

Kabar BUMN - Menjelang akhir 2025, JOB Pertamina–Medco E&P Tomori Sulawesi (JOB Tomori) mencatatkan pencapaian positif di bidang efisiensi energi.

Perusahaan ini meraih apresiasi dalam Penghargaan Efisiensi Energi Nasional (PEEN) dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Penghargaan tersebut diserahkan oleh Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi pada 5 Desember 2025 di Jakarta.

Baca Juga: Gua Haji Mangku di Pulau Maratua, Destinasi Sunyi yang Menantang Nyali dan Rasa Penasaran

JOB Tomori mendapat pengakuan pada subkategori Inovasi Khusus dengan judul "Penerapan Metode MIRA (Mitigasi Resonansi) dan Inovasi Resonance Absorbent Pada Unit Production Cooler Dalam Mendukung Efisiensi Energi Pada Proses Pemurnian Gas Hidrokarbon dan Meningkatkan Reliability Production Cooler di Central Processing Plant Senoro".

Inisiatif ini digagas oleh dua pekerja JOB Tomori, yakni Aditya Bagoes Nugroho dan Dia Putranto Harmay.

Selain meningkatkan kinerja operasional, metode MIRA juga memberikan nilai tambah dari sisi lingkungan.

Baca Juga: Tren EV Menguat, Pengisian Daya Nataru 2025/2026 Lampaui Tahun Lalu

Pendekatan ini dinilai sebagai solusi yang belum banyak diterapkan, khususnya dalam menangani potensi kegagalan pada peralatan berputar seperti Air Fan Cooler.

Implementasi Metode MIRA menghasilkan perbaikan kinerja yang signifikan pada berbagai aspek.

Dari segi teknis, level getaran berhasil ditekan dari 5,646 mm/s menjadi hanya 55% mm/s, jauh di bawah threshold aman yang ditetapkan.

Baca Juga: Jangan Terlewat, Promo Tiket Kereta Api Yes Deals KAI Berlaku Hingga Akhir Desember

Konsumsi energi per Fan Cooler turun dari 571,8 kWh/hari menjadi 502,98 kWh/hari.

Dampak finansial yang diperoleh cukup besar. Penghematan biaya listrik mencapai Rp138.249 juta per tahun untuk seluruh plant.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Novia

Tags

Artikel Terkait

Terkini