Kabar BUMN — PT PLN (Persero) terus hadir mendampingi pemulihan kehidupan masyarakat Aceh setelah bencana, termasuk dengan mempercepat penanganan rumah ibadah.
Seiring sistem kelistrikan yang semakin stabil di wilayah terdampak, masjid diharapkan kembali berfungsi sebagai pusat ibadah dan aktivitas warga.
Langkah pemulihan tersebut difokuskan pada lima kabupaten yang mengalami dampak paling berat, yakni Aceh Tamiang, Bener Meriah, Gayo Lues, Aceh Timur, dan Aceh Tengah.
Baca Juga: Kebumen, Destinasi Liburan Akhir Tahun dengan Pesona Wisata Alam yang Memikat
Hingga kini, sebanyak 15 masjid di wilayah tersebut telah dibersihkan dari endapan lumpur serta memperoleh bantuan operasional guna mendukung kembali kegiatan peribadatan masyarakat.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menjelaskan bahwa pihaknya akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah, TNI, Polri, serta pemangku kepentingan lainnya.
Koordinasi ini dilakukan untuk mendukung pemulihan aktivitas masyarakat secara bertahap melalui penanganan fasilitas umum, termasuk rumah ibadah.
Baca Juga: Spesial Tahun Baru, DAMRI Beri Diskon 20% Khusus Pembelian 1 Januari 2026
"Masjid merupakan salah satu urat nadi kehidupan masyarakat Aceh sekaligus simbol kebangkitan semangat pascabencana."
"Sistem kelistrikan sebenarnya sudah pulih beberapa waktu lalu, namun sebagian fasilitas ibadah masih tertimbun lumpur dan belum bisa digunakan secara optimal. Bahkan suara adzan hampir sebulan pascabencana belum terdengar di masjid-masjid,” ujar Darmawan.
Sejak Selasa (16/12), PLN mengerahkan lebih dari 140 relawan dari berbagai daerah di Indonesia. Para relawan ini bekerja bersama Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN untuk membersihkan sisa lumpur dan material pascabanjir, sekaligus memastikan kondisi kelistrikan di masjid-masjid terdampak tetap aman.
Baca Juga: Ingin Magang di Kantor Pusat BUMN? Posisi Kesekretariatan PTPN I Masih Dibuka
"PLN tidak tinggal diam, tim relawan kami kerahkan untuk menyisir masjid-masjid yang terdampak parah."
"Proses pembersihan turut melibatkan partisipasi pemerintah daerah, TNI, Polri, masyarakat setempat, dan pihak terkait sehingga dapat diselesaikan lebih cepat. Tentunya setiap tahap pekerjaan mengutamakan keselamatan dan keamanan," jelas Darmawan.
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Keandalan Listrik Terjaga Saat Natal, Dirut PLN Tinjau Kesiapan Sistem Kelistrikan Nasional
Ingatkan Cuaca Ekstrem, PLN Siagakan 69 Ribu Personel, Pastikan Listrik Andal Selama Nataru 2025–2026
Meski Akses Jalan Terhambat, PLN Konsisten Pulihkan Jaringan Listrik Pasca Bencana di Aceh Tengah
Relawan Pegawai PLN Hadirkan Trauma Healing untuk Warga Aceh, Pulihkan Semangat Pascabencana
Pengeluaran Perlu Dijaga, Token Listrik Nominal Fleksibel di PLN Mobile Jadi Andalan