Kabar BUMN – KM Kelimutu, salah satu kapal penumpang milik PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero), berhasil mengevakuasi delapan awak kapal Tugboat (TB) Equator 10 pada Sabtu malam (17/1).
Proses evakuasi dilakukan saat KM Kelimutu tengah menjalani pelayaran reguler dari Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, menuju Pelabuhan Batulicin.
Peristiwa tersebut bermula ketika pada pukul 18.45 WITA, KM Kelimutu menerima panggilan darurat melalui Radio VHF Channel 16. Dalam laporan tersebut, TB Equator 10 menyampaikan adanya kebocoran di ruang mesin yang berpotensi membahayakan keselamatan awak kapal.
Baca Juga: Aesthetic Sekaligus Bikin Teduh, 7 Pohon Terbaik untuk Ditanam di Halaman Rumah
Menindaklanjuti kondisi darurat tersebut, Nakhoda KM Kelimutu, Capt. Meiardi Baruna Negara, segera mengambil langkah cepat dengan memerintahkan olah gerak kapal untuk mendekati posisi TB Equator 10.
Proses evakuasi kemudian dilakukan oleh tim darurat KM Kelimutu yang dipimpin langsung oleh Mualim I. Seluruh awak kapal terlibat secara terkoordinasi, mulai dari departemen dek, mesin, hingga bagian pendukung lainnya, guna memastikan proses penyelamatan berjalan aman dan lancar.
Berkat respons cepat dan kerja sama seluruh kru, delapan awak TB Equator 10 berhasil dievakuasi dengan selamat.
Nakhoda KM Kelimutu Capt. Meiardi Baruna Negara menyampaikan bahwa proses evakuasi berjalan lancar berkat kerja sama tim yang solid.
“Alhamdulillah, delapan awak berhasil dievakuasi dengan selamat tanpa hambatan pada pukul 21.42 WITA. Keselamatan jiwa manusia selalu menjadi prioritas utama kami di laut,” ujar Capt. Meiardi.
Setelah evakuasi selesai, KM Kelimutu melanjutkan pelayaran menuju Pelabuhan Batulicin. Saat ini awak TB Equator 10 telah dijemput oleh agen dan pihak KSOP pada saat kapal sandar di Pelabuhan Batulicin.
Baca Juga: Panduan Mencari Side Job Tanpa Harus Mengorbankan Pekerjaan Utama
Kepala Cabang PELNI Batulicin Anita Lestari menyampaikan apresiasi atas respons cepat dan profesionalisme awak KM Kelimutu.
“Akibat proses evakuasi tersebut, kedatangan kapal di Batulicin tertunda dari jadwal yang seharusnya pukul 10.00 WITA menjadi pukul 10.50 WITA. Kemudian kapal yang seharusnya berangkat pukul 11.00 WITA tertunda 1 jam menjadi pukul 12.00 WITA. Kami sudah memberi penjelasan kepada para penumpang atas keterlambatan tersebut dan alhamdulillah mereka mengerti,” terang Anita.
Artikel Terkait
Ingin Berkarier di Kapal? Ini Lowongan Dokter Kapal Penumpang PELNI 2026
Lampaui Target, Angkutan Barang PELNI Tembus 13.142 TEUs di 2025
PELNI Resmi Akhiri Diskon Stimulus Ekonomi Nataru 2025/2026, Tiket Terserap 99 Persen
Rekrutmen Tenaga Medis PELNI Masih Dibuka, Dokter Dibutuhkan untuk Pelayaran 2026
Sayembara Poster K3 Nasional PELNI 2026 Sudah Dibuka, Terbuka untuk Publik dengan Hadiah Puluhan Juta