Kabar BUMN - Bagi masyarakat Kalimantan Barat, sungai memiliki makna lebih dari sekadar bentang geografis.
Aliran sungai menjadi jalur utama yang menopang pergerakan warga sekaligus distribusi logistik antarwilayah, sehingga aktivitas ekonomi dan sosial dapat terus berjalan dari hari ke hari.
Melihat posisi strategis tersebut, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) secara konsisten memperkuat layanan penyeberangan sungai guna memastikan mobilitas masyarakat dan kelancaran arus logistik tetap terhubung dengan baik serta berkesinambungan.
Baca Juga: Keselamatan Kerja Jadi Prioritas Utama di PT TIMAH pada Bulan K3 Nasional 2026
Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, menekankan bahwa layanan penyeberangan di Pontianak memiliki peran yang jauh lebih luas dibandingkan fungsi transportasi semata.
Ia menilai sungai sebagai denyut kehidupan masyarakat yang membuka akses terhadap berbagai aktivitas ekonomi dan sosial di Kalimantan Barat.
“Kami memahami sungai bukan hanya jalur perjalanan, tetapi sumber kehidupan masyarakat. Karena itu, layanan penyeberangan kami hadir sebagai solusi mobilitas yang andal, mendukung aktivitas harian, memperlancar distribusi logistik, menguatkan perdagangan lokal, serta membuka peluang pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” ujar Heru.
Baca Juga: Pelindo Dukung Womenpreneurs Kriya Lewat Partisipasi di INACRAFT 2026
Hingga saat ini, ASDP mengoperasikan sejumlah lintasan angkutan sungai, mulai dari Rasau Jaya–Teluk Batang, Rasau Jaya–Pinang Luar, Parit Sarem–Sungai Nipah, Sumber Agung–Seponti Jaya, Sungai Dekan–Kuala Buayan, Sungai Asam–Sunyat, Jangkang II–Teluk Malike.
Sumpit–Ceremai, sampai Sungai Bulan Kampung Baru. Rute-rute tersebut berperan penting dalam menghubungkan aktivitas masyarakat pesisir maupun wilayah pedalaman.
Selama tahun 2025, layanan penyeberangan sungai ASDP mencatat pergerakan sebanyak 1.184 penumpang dan 187.668 unit kendaraan. Capaian ini menunjukkan bahwa transportasi sungai masih menjadi fondasi utama konektivitas regional yang menjaga arus manusia dan barang tetap lancar.
Baca Juga: Menyingkap Makna Warna Merah dan Emas yang Identik dengan Perayaan Imlek
Jaga Stabilitas Harga
General Manager ASDP Cabang Pontianak, Adolf Dwidahana, menjelaskan bahwa keberadaan layanan penyeberangan tidak hanya mempermudah mobilitas, tetapi juga berkontribusi besar terhadap distribusi bahan pangan seperti beras, cabai, jagung, hingga umbi-umbian.
Artikel Terkait
Pelabuhan Bitung, Gerbang Strategis ASDP yang Jadi Penopang Logistik dan Konektivitas Timur Indonesia
Strategi Terpadu ASDP Sambut Mudik Lebaran 2026 di Jalur Sumatera–Jawa–Bali
ASDP Perkuat Akses Penyeberangan Sorong demi Menjaga Konektivitas Papua Barat Daya
ASDP Dorong Akses Laut Wakatobi untuk Pariwisata dan Penguatan Ekonomi Daerah
Transformasi Digital ASDP Berbuah Manis, Pengguna Tiket Online Ferizy Tembus 3,5 Juta di Awal 2026