Kabar BUMN - Di tengah semarak ribuan produk kriya Nusantara di ajang INACRAFT 2026, Bank Mandiri tampil dengan pendekatan berbeda lewat program Mandiri Looping for Life.
Inisiatif ini dirancang untuk memperkuat kolaborasi dalam ekosistem UMKM melalui penerapan ekonomi sirkular yang terintegrasi dari hulu ke hilir, sehingga tercipta nilai tambah yang berkelanjutan.
Program yang berlangsung pada 4–8 Februari 2026 ini mengusung konsep From Waste to Circular Craft Experience.
Baca Juga: 25 Bus Disiapkan, PTPN IV PalmCo Buka Mudik Gratis Lebaran 2026
Lewat kolaborasi dengan Rue, brand aksesori ramah lingkungan, limbah plastik pascakonsumsi diolah menjadi produk bernilai estetika dan ekonomi.
Corporate Secretary Bank Mandiri, Adhika Vista, menjelaskan bahwa kolaborasi tersebut menjadi contoh praktik ekonomi sirkular yang relevan dengan kebutuhan pasar sekaligus selaras dengan tema INACRAFT 2026, Womenpreneurs in Craft.
Tak sekadar pameran, pengunjung juga diajak mengikuti Circular Craft Experience dan Return & Restyle Workshop, untuk melihat langsung bagaimana limbah bisa diubah menjadi karya kreatif dan bernilai guna.
Baca Juga: Tak Perlu Tiket Masuk Rabu Ini, Museum Nasional Indonesia Buka Akses Wisata Malam Gratis
Adhika juga menambahkan, sebagai mitra strategis pemerintah, Bank Mandiri menilai penguatan UMKM kriya memerlukan sinergi lintas sektor, mulai dari perajin, komunitas kreatif, hingga mitra pengolah limbah.
Menurutnya, langkah ini merupakan wujud nyata strategi perseroan dalam memperkuat ekonomi kerakyatan berbasis ekosistem.
“Melalui Mandiri Looping for Life, Bank Mandiri mendorong penguatan UMKM kriya dengan pendekatan ekonomi sirkular yang terintegrasi, mulai dari edukasi, penciptaan produk bernilai tambah, hingga perluasan akses pasar.
Baca Juga: KAI Turunkan Kereta Inspeksi, Cek Kesiapan Jalur Utara Jelang Lebaran 2026
"Inisiatif ini menegaskan peran kami sebagai mitra strategis pemerintah dalam membangun sinergi lintas sektor agar ekonomi kerakyatan berjalan lebih inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan,” ujar Adhika dalam keterangan resminya, Selasa (10/2).
Selain aktivitas kriya, Bank Mandiri juga menghadirkan edukasi publik melalui Livin’ Planet yang mengajak pengunjung memahami pengukuran jejak karbon dan praktik carbon offsetting.
Edukasi ini memperkuat dimensi keberlanjutan dengan mendorong perubahan perilaku menuju gaya hidup rendah karbon sebagai bagian dari fondasi pembangunan jangka panjang.
Baca Juga: Sup Khas Indonesia yang Menghangatkan Badan Karena Berbumbu Rempah
Artikel Terkait
Bank Mandiri Salurkan Bantuan Kemanusiaan bagi Korban Longsor Bandung Barat
Bank Mandiri Perkuat Komitmen Pembangunan Nasional Lewat 1.174 Program TJSL di 2025
Bank Mandiri Luncurkan e-Money Imlek 2026, Cocok untuk Hadiah dan Koleksi
Dorong Ekonomi Kerakyatan yang Lebih Inklusif, Bank Mandiri Optimalkan Program Mandiri Sahabatku 2026
Lebih dari 7,45 Juta Penerima, Bank Mandiri Konsisten Perkuat Ekonomi Kerakyatan