Kabar BUMN – PT Pelita Air Service, melalui lini bisnis airport management resmi telah merampungkan reaktivasi operasional Bandara Pinang Kampai Dumai.
Langkah strategis ini mencakup kesiapan infrastruktur yakni landasan pacu sepanjang 1.800 meter untuk melayani penerbangan reguler dan charter dengan fokus rute domestik.
Direktur Utama PT Pelita Air Service, Dendy Kurniawan, menyampaikan bahwa reaktivasi Bandara Pinang Kampai merupakan manifestasi nyata dari komitmen Perusahaan dalam memperkuat ekosistem transportasi udara nasional melalui sinergi lintas pemangku kepentingan yang solid.
Baca Juga: Lowongan Kerja Terbaru PT GDPS, Dibuka Posisi Operasional Cargo di Yogyakarta
“Sinergi yang kami jalin dengan Pemerintah Kota Dumai, Kementerian Perhubungan, AirNav dan BMKG menjadi hal yang esensial dalam proyek reaktivasi Bandara Pinang Kampai. Kami dan seluruh pemangku kepentingan berada dalam komitmen yang sama untuk meningkatkan konektivitas udara nasional, khususnya di wilayah Sumatra,” ujar Dendy Kurniawan.
Dirinya turut menjelaskan bahwa kolaborasi dengan Pemerintah Kota Dumai diarahkan pada keberlanjutan operasional bandara untuk jangka panjang.
"Pemerintah Kota Dumai telah menyatakan kesiapannya untuk memfasilitasi pembukaan rute-rute seperti Dumai–Padang, Dumai–Pekanbaru, Dumai–Medan, Dumai–Batam, Dumai–Jakarta, dan rute strategis lainnya bagi maskapai-maskapai yang berminat," ungkap Dendy.
Baca Juga: BNI Borong Tiga Penghargaan di JCB Indonesia Awards 2026
Ia melanjutkan, keberhasilan reaktivasi Bandara Pinang Kampai juga tak luput dari dukungan Kementerian Perhubungan, yakni melalui Direktorat Bandar Udara dan Direktorat Navigasi Penerbangan, serta AirNav Indonesia sebagai BUMN penyelenggara layanan navigasi penerbangan.
"Bandara Pinang Kampai dapat beroperasi kembali secara resmi tentunya berlandaskan Sertifikat Bandar Udara dan Sertifikat Pelayanan Navigasi dan Komunikasi Penerbangan yang diterbitkan oleh Kementerian Perhubungan dan AirNav Indonesia, yang selaras dengan Civil Aviation Safety Regulations (CASR)," jelasnya.
Kemudian, dirinya juga mengatakan bahwa Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) juga turut andil dalam mendukung reaktivasi bandara ini.
Baca Juga: Dari Dapur Rumahan Naik Kelas ke Ekspansi Cabang, Kisah UMKM Semarang Tumbuh Bersama Jamkrindo
Artikel Terkait
Terbang Perdana ke Singapura Bareng Pelita Air, Yuk Daftar Jadi Content Creator Pilihan Premium Class!
Posting Review Menu Pelita Air, Siapa Tahu Kamu yang Dapat Tiket PP ke Singapura!
Pelita Air Tantang Penumpang Bikin Konten Kreatif, Hadiahnya Jalan-Jalan ke Luar Negeri!
Pelita Air Siap Kawal Kelancaran Nataru, Armada Diperkuat dan Tarif Diskon Diimplementasikan
Pelita Air Datangkan Airbus A320 ke-16 di Hari Natal 2025, Siap Perkuat Layanan Penerbangan Nataru