Kabar BUMN - Garuda Indonesia Group kembali menegaskan dukungannya dalam penyelenggaraan perjalanan ibadah haji nasional.
Bersama anak usahanya, Citilink dan GMF AeroAsia, perusahaan menyerahkan fasilitas berupa mockup pesawat B737-500 dengan registrasi PK-GGD kepada Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia.
Fasilitas tersebut akan ditempatkan di Asrama Haji Banda Aceh sebagai sarana pendukung kegiatan manasik.
Penyerahan dilakukan langsung oleh Direktur Utama Garuda Indonesia, Glenny Kairupan, kepada Wakil Menteri Haji dan Umrah RI Dahnil Anzar Simanjuntak, serta turut disaksikan sejumlah pejabat pusat dan daerah.
Mockup pesawat ini dirancang bukan sekadar replika, melainkan alat simulasi perjalanan udara yang lengkap.
Calon jemaah dapat merasakan tahapan perjalanan haji secara menyeluruh, mulai dari proses boarding, mengenal tata letak kabin dan fasilitas pesawat, hingga simulasi turun di bandara tujuan.
Baca Juga: 7 Wisata Religi Islami Paling Direkomendasikan untuk Menyambut Ramadan
Dengan adanya fasilitas ini, proses manasik diharapkan menjadi lebih praktis dan realistis.
Jemaah bisa memahami prosedur penerbangan sejak awal, sehingga saat keberangkatan sebenarnya mereka sudah lebih siap, tenang, dan percaya diri.
Direktur Utama Garuda Indonesia, Glenny Kairupan menyampaikan masyarakat Aceh memiliki peran dan kedekatan penting bagi perjalanan panjang Garuda Indonesia baik secara historis maupun emosional.
Mockup pesawat B737-500 dengan registrasi PK-GGD.
“Melengkapi hubungan historis yang panjang antara Garuda Indonesia dan masyarakat Aceh, kiranya dengan adanya mock-up pesawat ini Garuda Indonesia dapat turut membantu masyarakat Aceh utamanya untuk semakin mempermudah calon jemaah Haji Aceh dalam mempersiapkan perjalanan menuju Tanah Suci, Mekkah,” jelas Glenny.
Lebih lanjut, pesawat PK-GGD sendiri juga memiliki sejarahnya sendiri. Dengan total lebih dari 30 ribu jam terbang, pesawat tersebut kali pertama beroperasi pada tahun 1997 dan setelah melayani hampir dua dekade, pada tahun 2015 pesawat ini resmi dioptimalkan oleh Citilink.
Pada kesempatan yang sama, Wakil Gubernur Aceh menyampaikan ungkapan terima kasih sekaligus menjelaskan bagaimana Aceh dan Garuda Indonesia merupakan sejarah yang tidak terpisahkan sebagai wujud pengorbanan bagi Republik Indonesia.
"Terima kasih Garuda dan Kementerian Haji, semoga dengan hadirnya mock-up pesawat di Asrama Haji Aceh ini dapat membawa manfaat untuk masyarakat Aceh sebagai wadah simulasi untuk calon jemaah Haji," tegasnya.
Sementara itu, Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak meresmikan pesawat hibah dari Garuda Indonesia yang kini ditempatkan di Asrama Haji Kelas I Aceh.
Kehadiran pesawat ini diharapkan memberikan pengalaman manasik yang lebih nyata dan komprehensif bagi calon jemaah haji asal Aceh.
"Pesawat ini bukan sekadar simbol sejarah, tetapi fasilitas pembelajaran yang akan membantu jemaah lebih siap secara mental dan teknis sebelum berangkat ke Tanah Suci,” ungkap Wamenhaj.
Menurutnya, masyarakat Aceh memiliki ikatan historis kuat dengan lahirnya maskapai nasional melalui pesawat pertama, Seulawah RI-001, yang menjadi cikal bakal penerbangan nasional.
Lebih lanjut, Menteri PPN/Kepala Bappenas RI, Rachmat Pambudy yang hadir membawa pesan Presiden Republik Indonesia Bapak Prabowo Subianto dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa penguatan ekosistem penyelenggaraan haji merupakan bagian dari agenda strategis nasional dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Baca Juga: Produksi PKO PTPN IV Regional III Naik Jadi 115 Ribu Ton di 2025, Tata Kelola Makin Solid
Peresmian mock-up pesawat Garuda Indonesia di Asrama Haji Aceh ini bukan hanya simbol kebangkitan Garuda Indonesia, tetapi juga bagian dari transformasi besar penyelenggaraan ibadah haji dan umrah yang menjadi perhatian dan arahan langsung Bapak Presiden.
"Pemerintah berkomitmen menghadirkan layanan haji yang profesional, terintegrasi, aman, nyaman, dan memberikan manfaat seluas-luasnya bagi umat," ujar Rachmat Pambudy.
Ia juga menambahkan bahwa pembangunan dan revitalisasi asrama haji dilakukan tidak hanya sebagai tempat transit, tetapi sebagai pusat layanan terpadu untuk pembinaan manasik, pemeriksaan kesehatan, penguatan kesiapan mental spiritual, hingga koordinasi embarkasi.
Dalam momentum yang sama, Garuda Indonesia turut menyerahkan 1.000 Al-Qur’an berbahan daur ulang kepada Asrama Haji Aceh sebagai bagian dari dukungan terhadap kesiapan spiritual jemaah.
Tak hanya fokus pada kesiapan haji, Garuda Indonesia juga menyalurkan bantuan pendidikan ke SMAN 2 Meureudu, Pidie Jaya berupa buku, perlengkapan sekolah, seragam, serta dukungan renovasi fasilitas sebagai bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan untuk mendukung pemulihan pascabencana di Aceh.
Melalui penyerahan mockup pesawat dan dukungan sosial tersebut, Garuda Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat sekaligus memperkuat kontribusi aktifnya sebagai mitra perjalanan haji Indonesia selama lebih dari tujuh dekade.***
Artikel Terkait
Rayakan HUT ke-77 Garuda Indonesia, GOTF 2026 Resmi Digelar dengan Diskon Tiket hingga 65%
Garuda Indonesia Umrah Travel Fair (GUTF) 2026 Resmi Digelar, Tawarkan Promo Tiket hingga Paket Ibadah
Tutup GUTF 2026, Garuda Indonesia Berangkatkan Marbot Terdampak Bencana untuk Umrah
Lulusan SMA/SMK Berpeluang Masuk Bandara, Anak Usaha Garuda Indonesia Cari Security Penempatan Soetta
Garuda Indonesia Group Dukung Program Stimulus Pemerintah, Diskon Tiket Lebaran 2026 Turun hingga 18 Persen