Lampu Tenaga Surya untuk Nelayan Cilamaya, Melaut Malam Kini Lebih Aman dan Produktif

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Rabu, 18 Februari 2026 | 19:30 WIB
Energi matahari kini ikut menerangi aktivitas melaut nelayan Cilamaya. Teknologi sederhana ini menghadirkan dampak besar bagi keamanan dan produktivitas mereka.
Energi matahari kini ikut menerangi aktivitas melaut nelayan Cilamaya. Teknologi sederhana ini menghadirkan dampak besar bagi keamanan dan produktivitas mereka.

Kabar BUMN – Aktivitas melaut pada malam hari selama ini menjadi tantangan bagi nelayan kecil di pesisir Cilamaya.

Minimnya penerangan membuat proses mencari ikan, menavigasi perahu, hingga menjaga keselamatan di laut menjadi lebih berisiko.

Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) menghadirkan solusi berupa paket penerangan berbasis Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) untuk kapal nelayan.

Baca Juga: Hadirkan Bulan Suci yang Penuh Makna, Hotel Truntum Padang Luncurkan Program Ramadan

Perangkat ini terdiri dari panel surya, baterai penyimpanan energi, serta lampu yang dapat digunakan sepanjang malam.

Energi matahari yang dikumpulkan pada siang hari disimpan, lalu dimanfaatkan sebagai sumber listrik saat nelayan melaut.

Program ini memberi dampak langsung bagi para nelayan, mulai dari meningkatkan keamanan dan kenyamanan bekerja di malam hari hingga membantu menekan biaya operasional, sehingga hasil tangkapan dapat lebih optimal.

Baca Juga: Bacaan Niat Shalat Tarawih Lengkap untuk Imam, Makmum, dan Sendiri, Panduan Praktis Sambut Ramadhan

Budiman, nelayan yang telah melaut sejak tahun 2000 dan dikenal sebagai Local Hero Pertamina di desanya, merasakan langsung perubahan tersebut.

Dulu, ia hanya mengandalkan senter kepala saat melaut malam. Selain melelahkan, alat itu kerap bermasalah ketika terkena air.

“Sekarang penerangannya sangat terang dan konsisten dari malam sampai pagi. Dulu karena pegal dan khawatir lampu mati, saya hanya bisa menabur jaring beberapa kali. Dengan PLTS, saya bisa sampai lima atau enam kali semalam. Penghasilan pun terasa bertambah,” tuturnya.

Baca Juga: Mudik Gratis BUMN 2026 Dibuka! PT Surveyor Indonesia Sediakan Bus dan Kereta ke Berbagai Kota dari Jakarta

Kehadiran lampu tenaga surya di kapal nelayan Cilamaya bukan sekadar bantuan, tetapi solusi nyata untuk keselamatan kerja, efisiensi biaya, dan peningkatan hasil tangkapan.

Cerita serupa datang dari Kiki Mulyana, nelayan kecil yang telah 10 tahun melaut. Ia mengaku sebelumnya bergantung pada aki yang mudah drop saat terkena air dan membutuhkan biaya penggantian.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Novia

Tags

Artikel Terkait

Terkini