Kinerja Lebaran 2026 Meningkat, Garuda Indonesia Group Catat OTP 92,08% Tertinggi Tiga Tahun Terakhir

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Rabu, 1 April 2026 | 06:30 WIB
Garuda Indonesia Group catat OTP 92,08% saat Lebaran 2026, tertinggi dalam tiga tahun, layani 1,1 juta penumpang dengan SLF mencapai 86%. (DOK. Garuda Indonesia)
Garuda Indonesia Group catat OTP 92,08% saat Lebaran 2026, tertinggi dalam tiga tahun, layani 1,1 juta penumpang dengan SLF mencapai 86%. (DOK. Garuda Indonesia)

Kabar BUMN - Garuda Indonesia Group yang terdiri dari Garuda Indonesia dan Citilink menutup periode operasional peak season Lebaran 1447 H/2026 dengan performa ketepatan waktu penerbangan yang kuat.

Selama periode tersebut, tingkat on-time performance (OTP) tercatat mencapai 92,08%. Angka ini menjadi capaian tertinggi dalam tiga tahun terakhir pada momentum angkutan Lebaran.

Direktur Operasi Garuda Indonesia, Dani Haikal Iriawan, menjelaskan bahwa hasil tersebut menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan periode Lebaran sebelumnya. Pada Lebaran 2025, OTP tercatat sebesar 87,12%, sementara pada Lebaran 2024 berada di angka 86,07%.

Baca Juga: Catat! Sisa Long Weekend 2026 yang Cocok Buat Liburan Singkat

“Capaian ini menjadi indikator kuat konsistensi peningkatan kinerja operasional kami, khususnya dalam mengelola intensitas penerbangan tinggi pada periode peak season,” ujar Dani.

Keberhasilan tersebut didukung oleh penguatan strategi operasional secara menyeluruh. Upaya tersebut meliputi optimalisasi kesiapan armada, kesiapan personel di seluruh lini layanan, hingga koordinasi intensif dengan regulator serta berbagai pemangku kepentingan terkait.

Dani juga menambahkan bahwa kolaborasi dengan pengguna jasa turut berperan penting dalam menjaga kelancaran operasional.

Baca Juga: Angkutan Lebaran 2026, KAI Services Sukses Menjaga Pelayanan

“Konsistensi tatalaksana operasional dan kesiapan penumpang dalam mengikuti prosedur penerbangan, khususnya yang hadir lebih awal di bandara, menjadi faktor penting yang turut menjaga kelancaran operasional di tengah tingginya trafik Lebaran,” tambahnya.

Layani 1,1 Juta Penumpang, SLF Tembus 86%

Sejalan dengan capaian ketepatan waktu tersebut, Garuda Indonesia Group juga mencatat jumlah penumpang yang tinggi sepanjang 14–29 Maret 2026.

Baca Juga: Ini Cara Menolak Ajakan Teman untuk Kumpul dan Bersosialisasi Selepas Jam Kantor

Total lebih dari 1,1 juta penumpang berhasil dilayani, terdiri dari 501.336 penumpang Garuda Indonesia melalui 3.297 penerbangan serta 681.162 penumpang Citilink melalui 4.357 penerbangan.

Secara keseluruhan, tingkat keterisian kursi atau seat load factor (SLF) mencapai 86%, mencerminkan tingginya permintaan perjalanan selama periode Lebaran.

Rute domestik dengan trafik tertinggi meliputi Jakarta–Medan, Jakarta–Banda Aceh, Surabaya–Denpasar, Jakarta–Pangkal Pinang, dan Yogyakarta–Denpasar. Untuk rute internasional, trafik terbesar tercatat pada Jakarta–Amsterdam, Jakarta–Madinah, Jakarta–Jeddah, Jakarta–Haneda, serta Denpasar–Tokyo.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini