Kabar BUMN – PT Pertamina (Persero) terus mempercepat pengembangan energi baru terbarukan (EBT) sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto dalam mendorong transisi energi dan pemanfaatan listrik, guna meningkatkan produksi energi bersih yang mendukung kelistrikan nasional.
Di tengah dinamika energi global yang ditandai fluktuasi harga, ketidakpastian pasokan, serta tuntutan penurunan emisi, penguatan bauran energi nasional menjadi langkah strategis dalam menjaga ketahanan energi Indonesia.
Hingga 2025, produksi listrik bersih Pertamina telah mencapai 8.743 GWh, sebagai bagian dari komitmen pengembangan bisnis rendah karbon di lingkungan Pertamina Group.
Baca Juga: Garuda Indonesia Longgarkan Aturan Tiket: Reschedule Bebas dan Refund Hingga 100 Persen
Energi tersebut dikontribusikan dari pembangkit listrik bersih dengan total kapasitas terpasang mencapai 3,1 GW.
Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, menyampaikan bahwa Pertamina terus memperkuat pengembangan energi bersih sebagai bagian dari strategi menghadapi tantangan global sekaligus menjaga keandalan pasokan listrik nasional.
“Di tengah dinamika energi global yang sangat dinamis, pengembangan energi baru terbarukan menjadi langkah strategis untuk memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus memastikan keberlanjutan pasokan listrik bagi masyarakat,” ujar Baron.
Baca Juga: Mulai Rp50.000, Tiket GT World Challenge Asia 2026 di Mandalika Masih Tersedia
Ia menambahkan, diversifikasi energi melalui EBT juga menjadi upaya untuk mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil yang rentan terhadap volatilitas pasar global.
“Inisiatif ini tidak hanya mendukung target transisi energi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mitigasi risiko terhadap fluktuasi harga dan pasokan energi global,” imbuhnya.
Berbagai inisiatif tersebut meliputi Pembangkit Listrik Tenaga Biogas (PLTBg) sebesar 2,4 MW, Gas to power dengan kapasitas sebesar 1.772 MW, Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 55,3 MW, serta Pembangkit Listrik Tenaga Panas bumi (PLTP) sebesar 727 MW.
Baca Juga: Triwulan I 2026, KAI Angkut 162.261 Ton Hasil Perkebunan
Selain itu, Pertamina juga mendorong pemanfaatan energi bersih di tingkat masyarakat melalui program Desa Energi Berdikari (DEB).
Artikel Terkait
Optimalkan Armada Laut, Pertamina Patra Niaga Perkuat Distribusi LPG Nasional
Distribusi LPG ke Daerah Sulit Dijangkau, Pertamina Patra Niaga Kerahkan Kapal MT Gas Attaka
168 Pelaku Usaha Ultra Mikro Lulus, Program Pertamina Catatkan Perputaran Dana Hingga Rp2,7 Miliar
Pertamina Awali Pasar Murah di Tuban, Bantu Ringankan Kebutuhan Pokok
Armada Kapal Pertamina Jadi Andalan Distribusi Energi Nasional di Tengah Tantangan Global