BKI dan Indonesia Kembali Pertahankan Predikat “High Performance” di Tokyo MoU 2025

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Kamis, 14 Mei 2026 | 06:30 WIB
BKI kembali mempertahankan kategori “High Performance” pada Tokyo MoU 2025 bersama Indonesia sebagai flag state berstandar internasional. (Dok. BKI)
BKI kembali mempertahankan kategori “High Performance” pada Tokyo MoU 2025 bersama Indonesia sebagai flag state berstandar internasional. (Dok. BKI)

Kabar BUMN - PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) atau BKI kembali mencatatkan pencapaian positif di tingkat internasional dengan mempertahankan kategori “High Performance” dalam daftar kinerja Recognized Organization (RO) Tokyo MoU 2025.

Pada periode yang sama, Indonesia juga sukses mempertahankan status “High Performance” dalam penilaian negara bendera atau flag state.

Keberhasilan ini menjadi indikator kuat bahwa kualitas keselamatan pelayaran nasional terus mengalami peningkatan secara konsisten.

Baca Juga: Penuh Doa dan Harapan, Ini Ucapan Kenaikan Isa Almasih 2026

Tokyo Memorandum of Understanding on Port State Control in the Asia-Pacific Region (Tokyo MoU) sendiri merupakan bentuk kerja sama regional antarnegara di kawasan Asia-Pasifik yang berfokus pada pengawasan kapal asing melalui sistem Port State Control (PSC)."

"Kerja sama tersebut bertujuan untuk meningkatkan keselamatan pelayaran, menjaga perlindungan lingkungan laut, serta memastikan kondisi kerja awak kapal tetap memenuhi standar internasional ketika kapal beroperasi di pelabuhan negara anggota.

Dalam laporan tahunan Tokyo MoU 2025, proses penilaian terhadap kinerja negara bendera dan Recognized Organization dilakukan berdasarkan akumulasi data pemeriksaan serta detensi kapal selama tiga tahun terakhir, yakni periode 2022 hingga 2025.

Baca Juga: PT Dahana Tegaskan Peran Strategis untuk Industri Nasional di MET Connex 2026

Selama rentang waktu tersebut, jumlah inspeksi kapal berbendera Indonesia tercatat relatif stabil. Sementara itu, angka detensi kapal menunjukkan tren penurunan yang konsisten sejak 2023 sampai 2025.

Pencapaian mempertahankan kategori “High Performance” dinilai menjadi hasil dari sinergi berbagai pemangku kepentingan di sektor maritim nasional.

Peran Kementerian Perhubungan Republik Indonesia sebagai regulator, pemilik kapal, operator kapal, mitra industri, hingga BKI sebagai Recognized Organization disebut memiliki kontribusi penting dalam mendukung peningkatan standar keselamatan pelayaran Indonesia.

Baca Juga: Panduan Umum yang Harus Diperhatikan Karyawan Baru Saat Menghadapi Senior

Keberhasilan Indonesia dan BKI dalam mempertahankan status tersebut diharapkan mampu mendukung kelancaran operasional armada kapal berbendera Indonesia di jalur pelayaran internasional.

Selain itu, capaian ini juga diharapkan dapat menjadi dorongan untuk terus meningkatkan standar keselamatan pelayaran nasional secara berkelanjutan di masa mendatang.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini