Hari Lingkungan Hidup 2026, BNI Tegaskan Peran Strategis Pembangunan Berkelanjutan

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Jumat, 5 Juni 2026 | 10:30 WIB
BNI menegaskan komitmen keberlanjutan melalui pembiayaan hijau dan berbagai program pelestarian lingkungan. (Dok. BNI)
BNI menegaskan komitmen keberlanjutan melalui pembiayaan hijau dan berbagai program pelestarian lingkungan. (Dok. BNI)

Untuk mencapai target tersebut, BNI terus memperkuat implementasi prinsip ESG melalui berbagai inisiatif yang mencakup aspek operasional maupun bisnis.

Baca Juga: PLN EPI Gandeng ITERA dan Puslitbang Kembangkan Kaliandra dan Sorgum untuk Biomassa hingga Hidrogen Hijau

Dari sisi bisnis, BNI terus menyelaraskan proses penilaian debitur dengan Taksonomi Keuangan Berkelanjutan Indonesia (TKBI), terutama pada sektor energi, konstruksi dan real estat, transportasi dan logistik, serta kehutanan dan perkebunan.

Selain itu, perseroan juga terus mengembangkan pembiayaan dan pendanaan berwawasan lingkungan melalui ekspansi pembiayaan hijau, pembiayaan transisi melalui Sustainability Linked Loan (SLL), serta penerbitan Sustainability Bond pada 2025.

BNI juga mendorong pelaku UMKM untuk menerapkan praktik usaha yang ramah lingkungan melalui program Jejak Kopi Khatulistiwa (JKK) dan BNI UMKM Ramah Lingkungan (BUMI).

Baca Juga: Libur Sekolah Makin Hemat! PELNI Beri Diskon Tiket Kapal 30 Persen, Berlaku hingga Agustus 2026

Melalui kedua program tersebut, BNI mendukung pemberdayaan UMKM dengan membangun ekosistem ekonomi hijau berorientasi ekspor, mendorong penerapan proses hijau, serta menghasilkan produk-produk hijau yang memiliki nilai tambah dan daya saing di pasar global.

Pada aspek operasional, selain memperkuat budaya kerja berkelanjutan, BNI menjalankan berbagai program efisiensi energi, digitalisasi proses bisnis, pengurangan penggunaan kertas, serta pengembangan bertahap pengelolaan limbah operasional dengan prinsip Zero Waste to Landfill guna menekan emisi karbon.

Dalam pengelolaan limbah operasional, seluruh limbah operasional Gedung Kantor Pusat BNI atau 100 persen telah diolah melalui proses daur ulang.

Baca Juga: Telkom Luncurkan AIcosystem, Siap Garap Peluang AI di Berbagai Sektor Industri

Untuk memperkuat aspek ketahanan lingkungan pada Pilar Inklusi & Resilien, BNI meluncurkan advisory playbook pertama di Indonesia untuk sektor perkebunan kelapa sawit.

Advisory playbook tersebut menjadi bagian dari program pendampingan BNI kepada debitur dalam melakukan transisi menuju ekonomi hijau sekaligus meningkatkan ketahanan terhadap risiko iklim.

Pendampingan juga dilakukan melalui technical assistance bagi para debitur dalam menerapkan Taksonomi Keuangan Berkelanjutan Indonesia (TKBI).

Baca Juga: Pertamina Drilling Sabet Juara Pertama di Ajang Internasional IEOM Society Award 2026 Berkat Inovasi Daur Ulang Seragam Kerja

Sebagai bagian dari Pilar Inklusi & Resilien, BNI turut aktif mendukung pelestarian keanekaragaman hayati melalui berbagai program rehabilitasi lingkungan yang melibatkan masyarakat setempat.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dwi NM

Tags

Artikel Terkait

Terkini