Kabar BUMN - PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI resmi memperoleh tujuh sertifikat ISO terintegrasi sebagai langkah memperkuat tata kelola perusahaan sekaligus meningkatkan kualitas operasional.
Sertifikasi tersebut diberikan oleh PT TÜV NORD Indonesia dalam seremoni yang berlangsung di Kantor Pusat PELNI, Jakarta, pada Kamis (4/6).
Pencapaian ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam menerapkan standar internasional di berbagai lini bisnis.
Baca Juga: Sambut Liburan Sekolah, KAI Berikan Diskon 30 Persen untuk Tiket Kereta Ekonomi Komersial
Penyerahan tujuh sertifikat ISO dilakukan secara langsung oleh Direktur PT TÜV NORD Indonesia Gde Bayu Wicaksana kepada Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PELNI, Anik Hidayati.
Prosesi tersebut turut disaksikan Ketua Tim Counterpart Implementasi Sistem Manajemen Terintegrasi PELNI, Fathurrahman Ramadhani.
Adapun tujuh sertifikasi yang berhasil diraih mencakup ISO 9001:2015 untuk Sistem Manajemen Mutu, ISO 14001:2015 terkait Sistem Manajemen Lingkungan, ISO 45001:2018 mengenai Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).
Baca Juga: Anak Masuk Sekolah Baru Saat Ekonomi Tak Menentu? Ini Tips Mengatur Keuangan agar Tidak Boncos
ISO 37001:2016 untuk Sistem Manajemen Anti Penyuapan, ISO 37301:2021 terkait Sistem Manajemen Kepatuhan, ISO 55001:2024 mengenai Sistem Manajemen Aset, hingga ISO 27001:2022 untuk Sistem Manajemen Keamanan Informasi.
Dalam sambutannya, Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PELNI Anik Hidayati menyebut pencapaian ini menjadi langkah strategis perusahaan untuk memperkuat tata kelola, meningkatkan mutu layanan, sekaligus memastikan seluruh proses bisnis berjalan sesuai standar global.
“Ini adalah cerminan dari budaya kerja yang terstandar, tata kelola yang akuntabel, kepedulian terhadap lingkungan dan keselamatan, serta komitmen terhadap integritas dan kepatuhan hukum yang telah mengakar di seluruh organisasi PELNI."
Baca Juga: Kereta Cepat Whoosh Kini Dilengkapi Layanan Dining Car dari KAI Services
"Dengan diraihnya sertifikasi ini, PELNI juga menegaskan posisinya sebagai perusahaan pelayaran nasional yang tidak hanya unggul dalam konektivitas maritim, tetapi juga dalam kualitas pengelolaan perusahaan,” ujar Anik.
Lebih lanjut, Anik menjelaskan bahwa penerapan Sistem Manajemen Terintegrasi mulai dijalankan sejak pertengahan 2025.
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Artikel Terkait
Simak Lowongan Magang Terbaru dari PELNI, Berikut Syarat dan Cara Daftarnya
Hari Terakhir, PT PELNI Buka Program Magang untuk Mahasiswa dan Fresh Graduate di Kantor Pusat
Magang PELNI 2026 Dibuka! Mahasiswa S1 Bisa Daftar hingga 2 Juni, Simak Syaratnya
Libur Sekolah Makin Hemat! PELNI Beri Diskon Tiket Kapal 30 Persen, Berlaku hingga Agustus 2026
Sambut Libur Sekolah, PELNI Beri Diskon Tarif Tiket Kapal Hingga 30 Persen