Rig Pertamina Drilling Berhasil Tuntaskan Sumur Baru di Prabumulih, Produksi Tembus 2.184 BOPD

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Jumat, 5 Juni 2026 | 15:00 WIB
Rig Pertamina Drilling PDSI#39.3/D1500-E sukses tuntaskan sumur GNK-PD28 di Prabumulih lebih cepat, hasilkan minyak hingga 2.184 BOPD. (Dok. Pertamina Drilling)
Rig Pertamina Drilling PDSI#39.3/D1500-E sukses tuntaskan sumur GNK-PD28 di Prabumulih lebih cepat, hasilkan minyak hingga 2.184 BOPD. (Dok. Pertamina Drilling)

Kabar BUMN – Performa unggul rig milik PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) kembali berkontribusi besar terhadap upaya penemuan cadangan baru sekaligus peningkatan produksi minyak nasional.

Pemanfaatan Rig PDSI#39.3/D1500-E dalam proyek pengeboran sumur pengembangan GNK-PD28 milik Pertamina EP Zona 4 Regional 1 di kawasan Gunung Kemala, Prabumulih, Sumatera Selatan, berhasil mencatatkan penyelesaian lebih cepat dari target yang ditentukan serta menghasilkan temuan hidrokarbon dengan prospek positif.

Sumur GNK-PD28 yang telah dikomplesi pada lapisan TAF-K1 dengan interval 1.762–1.764 meter measured depth (mMD) memperlihatkan performa produksi yang menggembirakan.

Baca Juga: Sambut Liburan Sekolah, KAI Berikan Diskon 30 Persen untuk Tiket Kereta Ekonomi Komersial

Berdasarkan hasil pengujian aliran alami (natural flow/open flow) selama dua jam pada 31 Mei 2026, sumur ini mampu menghasilkan minyak bersih (oil net) berkisar antara 1.658 hingga 2.184 barel minyak per hari (BOPD), dengan kadar air (water cut) hanya sebesar 1 persen.

Selain itu, produksi gas tercatat mencapai 1,45 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD).

Hasil tersebut menjadi sinyal positif bahwa sumur GNK-PD28 mempunyai kualitas reservoir yang baik dan berpotensi menjadi salah satu sumber produksi baru guna mendukung kebutuhan energi nasional ke depan.

Baca Juga: Anak Masuk Sekolah Baru Saat Ekonomi Tak Menentu? Ini Tips Mengatur Keuangan agar Tidak Boncos

Meski demikian, capaian ini bukan hanya dipengaruhi faktor geologi maupun kualitas reservoir. Dari aspek operasional, kinerja Rig PDSI#39.3/D1500-E menjadi elemen penting yang turut menentukan keberhasilan pengeboran.

Rig milik Pertamina Drilling dengan kode PDSI#39.3/D1500-E berhasil menyelesaikan pengeboran hingga kedalaman total 2.235 mMD hanya dalam waktu 30 hari. Durasi ini jauh lebih cepat dibanding target awal selama 45 hari.

Tidak hanya itu, pengerjaan Sumur GNK-PD28 juga berhasil dituntaskan dengan catatan Zero Accident atau tanpa kecelakaan kerja serta Zero NPT.

Baca Juga: Kereta Cepat Whoosh Kini Dilengkapi Layanan Dining Car dari KAI Services

Selain unggul dari sisi kecepatan pengerjaan, proyek ini juga membukukan efisiensi biaya yang cukup besar.

Total realisasi biaya pengeboran hanya mencapai 76,13 persen dari anggaran yang sebelumnya telah disetujui oleh SKK Migas, sehingga memberikan manfaat tambahan terhadap pengembangan lapangan migas secara keseluruhan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini