Ubah Sampah Jadi Listrik, PLN Tandatangani Kesepakatan Bersama Dengan Pemprov DKI

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Jumat, 9 Juni 2023 | 13:14 WIB
Seremoni penandatanganan Kesepakatan Bersama PLN - Pemprov DKI Jakarta untuk mengolah sampah kota Jakarta menjadi BBJP di Balaikota DKI Jakarta, Kamis (8/6).  (DOK. PLN)
Seremoni penandatanganan Kesepakatan Bersama PLN - Pemprov DKI Jakarta untuk mengolah sampah kota Jakarta menjadi BBJP di Balaikota DKI Jakarta, Kamis (8/6). (DOK. PLN)

Kabar BUMN - PT PLN (Persero) dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta (Pemprov DKI) menandatangani Kesepakatan Bersama (KB) untuk mengolah sampah kota Jakarta menjadi Bahan Bakar Jumputan Padat (BBJP) di Balaikota DKI Jakarta, Kamis (8/6).

Dengan demikian, harapannya persoalan sampah di Jakarta bisa berkurang dan PLN mendapatkan kepastian pasokan biomassa untuk teknologi co-firing di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU).

BBJP adalah pengolahan sampah yang melalui proses treatment, pencacahan sehingga menjadi Refuse Derived Fuel (RDF) yang digunakan sebagai pengganti sebagian batu bara di PLTU.

Baca Juga: Geliat Ekonomi Desa Binaan Kebun Tandun PTPN V

Penjabat (Pj) Gubernur DKI Heru Budi Hartono menjelaskan, Pemprov DKI Jakarta memiliki target utama mengurangi sampah kota. Kerja sama dengan PLN ini menjadi gayung bersambut untuk Pemprov DKI menyelesaikan persoalan sampah kota.

"Melalui kerja sama ini, Pemprov DKI dan PLN bersama-sama menuntaskan persoalan sampah. Dengan dukungan PLN, permasalahan sampah Jakarta yang terus menerus ada sedikit demi sedikit bisa kita selesaikan bersama," ujar Heru.

Heru menjelaskan dalam melakukan pengelolaan sampah di Jakarta, Pemprov DKI juga dituntut untuk melakukan strategi yang efisien. Lewat kerja sama ini Pemprov DKI mampu menekan biaya operasional pengelolaan sampah dan justru menjadi sesuatu yang memiliki nilai ekonomis.

Baca Juga: Sukses Jaga Kualitas dan Efektivitas Program TJSL, Jasa Marga Sabet 2 Penghargaan di Ajang TOP CSR Award 2023

"Dalam penyelesaian sampah ini kita harus efisien dan mengurangi biaya. Dengan kerja sama ini mampu mengurangi beban biaya untuk proses pengolahan sampahnya," kata Heru.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menjelaskan untuk bisa mengurangi emisi karbon, PLN melakukan substitusi batu bara di PLTU dengan biomassa atau disebut teknologi co-firing.

Pemanfaatan sampah menjadi bahan baku co-firing ini juga merupakan salah satu inisiatif strategis PLN untuk mengejar target bauran energi.

Baca Juga: Kontinyu Ciptakan Nilai Ekonomi dan Sosial Berkelanjutan, PLN Nusantara Power Borong 9 Penghargaan TOP CSR

Ilustrasi. Pengolahan sampah menjadi Bahan Bakar Jumputan Padat (BBJP). (DOK. PLN)

"Kerja sama ini merupakan langkah strategis untuk membangun rantai pasok energi bersih. Apalagi BBJP ini berbasis sampah. Sehingga selain kami mendapatkan kepastian pasokan biomassa untuk PLTU, Pemprov DKI Jakarta juga bisa menyelesaikan persoalan sampah kota," ujar Darmawan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Tags

Artikel Terkait

Terkini