Garap Proyek ID Digital, PT INTI Kolaborasi dengan Perusahaan Asal Norwegia

Photo Author
Unggul Tan, Kabar BUMN
- Jumat, 9 Juni 2023 | 16:00 WIB
Ilustrasi ID Digital (Dok.PT INTI)
Ilustrasi ID Digital (Dok.PT INTI)

Kabar BUMN - PT Industri Telekomunikasi Indonesia (Persero) (PT INTI) siap mengerjakan proyek layanan infrastruktur identitas digital terdesentralisasi untuk entitas publik, perusahaan, dan warganegara di Indonesia.

Rencananya untuk menggarap proyek ini PT INTI akan berkolaborasi dengan perusahaan asal Norwegia.

Rencana tersebut diinisiasi melalui kerjasama strategis dengan Protectoria Venture AS dan PT Gimle Investment Group.

Kerjasama ini juga ditandai dengan sudah ditandatanganinya Memorandum of Understanding (MOU) tentang Horizontal Decentralized Digital Identity Services (IDAAS) antara Direktur Operasi PT INTI (Persero), Ahmad Taufik, Chief Executive Officer Protectoria Venture AS, Trond Lemberg, dan Chief Executive Officer PT Gimle Investment Group, Mangatur Nainggolan.

Baca Juga: Bingung Cari Lokasi Buat Healing? Yuk Intip 3 Destinasi Wisata Air Terjun yang Wajib Dikunjungi di Yogyakarta

Acara ini sendiri digelar di Jakarta pada 3 Mei 2023 lalu.

Direktur Utama PT INTI, Edi Witjara, menjelaskan bahwa kerjasama ini untuk mendukung pengadaan infrastruktur digital bagi negara.

"Kolaborasi ini merupakan jalan bagi PT INTI (Persero) untuk mendukung penyediaan infrastruktur digital bagi negara yang dapat secara efektif mengamankan transaksi, melindungi privasi, dan memfasilitasi transformasi digital masyarakat Indonesia," kata Edi Witjara, Jumat (9/6/2023).

Baca Juga: Buktikan Komitmen, Dirut SIG Raih Penghargaan Top Leader on CSR Commitment 2023

Sinergi ketiga perusahaan ini akan menyediakan layanan identitas digital terdesentralisasi berdasarkan platform teknologi perusahaan dengan arsitektur menggunakan Self Sovereign Identity (SSI) dan teknologi blockchain.

Selain itu, disediakan sebagai layanan berbasis cloud (Identity as a Service atau IDaaS).

Edi memastikan bahwa PT INTI akan terlibat dengan entitas pemerintah sebagai penyedia layanan terhadap provider layanan aplikasi baik swasta maupun pemerintah, serta end user, dengan tetap mengacu pada implementasi Undang-Undang tentang Perlindungan Data Pribadi.

Lebih lanjut, Edi mengatakan bahwa ketiga pihak berkomitmen untuk bekerja sama secara eksklusif untuk merancang, membangun, dan mengoperasikan infrastruktur identitas terdesentralisasi digital yang dapat diimplementasikan oleh penyedia layanan dari berbagai sektor industri berskala nasional.

Baca Juga: Pengusaha Bawang Hitam Kadedika Binaan Pertamina Sukses Juara 1 di Ajang SisBerdaya

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Unggul Tan

Tags

Artikel Terkait

Terkini