Kabar BUMN - Pergeseran pola hubungan antara Badan Publik dengan Masyarakat di era keterbukaan informasi ini menuntut Badan Publik tidak terkecuali bagi Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
PT Hutama Karya (Persero) bersama BUMN Klaster Infrastruktur lainnya menggandeng Komisi Informasi Pusat (KIP) untuk menggelar kegiatan Forum Edukasi Keterbukaan Informasi Publik selama 2 hari pada Kamis-Jumat (15-16/6/2023) di Menara Danareksa, Jakarta.
Dalam sambutannya, Ketua Komisi Informasi Pusat Republik Indonesia, Donny Yoesgiantoro mengapresiasi pelaksanaan Forum Edukasi oleh BUMN Klaster Infrastruktur untuk mendapatkan pemahaman menyeluruh terhadap UU Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.
Baca Juga: Konsisten Jalankan Beragam Program TJSL, Hutama Karya Borong 3 Penghargaan di TJSL Award 2023
“Selain memberikan kemudahan akses informasi bagi publik, pelaksanaan KIP juga dapat menjamin keberlangsungan usaha bagi perusahaan BUMN Klaster Infrastruktur.
"Semoga kegiatan ini dapat terlaksana secara berkelanjutan dan menjadi momentum untuk mengoptimalkan praktik good corporate governance di sektor Infrastruktur,” kata Donny Yoesgiantoro.
Forum Edukasi Keterbukaan Informasi Publik ini menghadirkan narasumber Komisioner Komisi Informasi Pusat yaitu Samrotunnajah Ismail dan Handoko Agung Saputro, President Director Volcafe Indonesia, Yulisfan, Direktur Human Capital & Legal PT Hutama Karya (Persero), Muhammad Fauzan serta Corporate Secretary PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, Mahendra Vijaya.
Baca Juga: Lowongan Magang PT Hutama Karya (Persero), Penutupan Lamaran Hari Ini 14 Juni 2023, Buruan Daftar!
Dalam sesi Best Practice PPID oleh BUMN Klaster Infrastruktur yang berhasil memperoleh penghargaan tertinggi yakni “Informatif”, Direktur Human Capital & Legal PT Hutama Karya (Persero) memaparkan sejumlah strategi perusahaan dalam akselerasi Keterbukaan Informasi Publik.
“Sejak mendapatkan amanat pemerintah dalam pembangunan dan pengelolaan Jalan Tol Trans Sumatera, model bisnis Hutama Karya mengalami perubahan yakni dari B-2-B menjadi B-2-C.
"Hal ini kemudian menjadi komitmen perusahaan untuk melakukan orkestrasi informasi yang baik agar masyarakat dapat memahami informasi secara mudah,” ujar Muhammad Fauzan.
Lebih lanjut, Muhammad Fauzan juga mendorong BUMN lainnya untuk dapat melakukan diskusi kepada PT Hutama Karya (Persero) agar seluruh BUMN Klaster Infrastruktur memperoleh predikat “Informatif” atas penyelenggaraan Keterbukaan Informasi Publik.