Kabar BUMN - PT Pertamina akhirnya bertindak setelah terjadi kenaikan harga gas LGP 3 Kg bersubsidi di sejumlah wilayah Jawa Timur.
Pertamina Patra Niaga memastikan bahwa stok LPG dalam rantai distribusi Pertamina sampai dengan Pangkalan Resmi LPG 3kg dalam keadaan aman.
Selama ini sejumlah warga diketahui mengeluh mengenai harga dan ketersediaan adalah di level pengecer atau toko kelontong.
Area Manager Comm, Rel & CSR, Ahad Rahedi, menjelaskan bahwa jika sudah masuk ke level pengecer maka sudah berada di luar kewenangan Pertamina untuk melakukan pengawasan dan penertiban.
Ahad Rahedi mengatakan pihaknya khawatir apabila Pemda bersama unsur di daerah tidak bergerak cepat, ada pihak-pihak yang sengaja membuat situasi sedemikian rupa agar mendapatkan keuntungan.
"Masyarakat seharusnya tidak perlu resah, cara paling gampang adalah membeli di Pangkalan Resmi Pertamina / SPBU terdekat," kata Ahad.
"Hal ini bisa agar mendapatkan stok yang selalu tersedia dengan harga sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) sebesar Rp 16.000,- yang ditetapkan Gubernur Jatim," imbuhnya.
Baca Juga: Asupan Gizi Harus Tetap Terjaga, Simak 5 Tips Pola Makan Sehat untuk Orang yang Sibuk
Ahad menambahkan, saat ini seluruh desa/kelurahan di Jawa Timur minimal pasti terdapat satu pangkalan resmi LPG Pertamina.
"Pertamina sejak tahun 2017 memiliki program One Village One Outlet (OVOO) LPG yang capaiannya sudah sejak lama mencapai 100% untuk Jawa Timur."
"Sehingga tidak ada alasan lagi orang cari LPG susah, karena di desanya sudah pasti ada pangkalan," tutur Ahad.
Saat ini jumlah pangkalan LPG 3kg Se-Jatim mencapai 39.931 pangkalan.