rilis-bumn

Hadapi Tantangan Global, Pertamina Luncurkan 9 Produk Inovasi Bernilai Tinggi

Sabtu, 24 Juni 2023 | 18:30 WIB
Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati memberikan keynote speech acara Pertamina RTI Collaboration Day yang diselenggarakan di Ballroom Grha Pertamina. Kamis (22/06/2023). (Dok.PT Pertamina (Persero))

Kabar BUMN – Beberapa waktu lalu, PT Pertamina (Persero) telah menyelenggarakan acara Pertamina Research & Innovation Day di Grha Pertamina Jakarta pada Kamis 22 Juni 2023.

Di dalam acara tersebut, Pertamina resmi meluncurkan 9 produk inovasi yang telah memiliki hak paten untuk mengolah minyak mentah (crude) menjadi produk petrokimia yang bernilai tinggi.

Selain 9 produk inovasi tersebut, Pertamina saat ini telah memiliki 49 hak paten untuk hilirisasi minyak mentah (crude) menjadi produk petrokimia.

Baca Juga: Weekend Bosan? Ini Rekomendasi Serial Netflix Terbaik yang Bisa Ditonton di Hari Libur

Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati menambahkan, pada saat yang sama, ada lebih dari 200 program inovasi yang saat ini sedang digarap oleh Tim Research Technology and Innovation Pertamina.

Untuk sustainability bisnis Pertamina, maka crude untuk chemical akan sangat penting, karena chemical saat ini lebih dari 80 persen masih impor. Jadi fokus kita hari ini bagaimana semua produk yang kita hasilkan hari ini bisa kita proses menjadi chemical untuk mengurangi impor. Import substitution itulah tagline utamanya,” ujar Nicke Widyawati.

Menurut Nicke, inovasi yang dilakukan Pertamina merupakan jawaban atas tantangan global yang dihadapi perusahaan energi, seperti Pertamina dan juga dihadapi perusahaan energi global lainnya.

Baca Juga: Wujud Komitmen Jaga Keamanan Kerja, Pertamina Hulu Rokan Gelar Pelatihan Mitigasi Kebakaran dan Kecelakaan

Transisi energi global memang menuntut kita melakukan perubahan, namun di sisi lain kita tetap harus menjaga energy security, pada saat yang sama kita juga harus menjaga affordability (keterjangkauan) dan juga mulai membangun sustainability (keberlanjutan). Tiga hal ini harus sama-sama kita jalankan,” imbuh Nicke.

Oleh karena itu, secara paralel Pertamina tetap harus menjaga ketahanan energi nasional di tengah hingar-bingar transisi energi. Pertamina juga harus mendukung target negara yakni meningkatkan produksi migas hingga 1 juta barrel per hari.

Security energy tetap kita jalankan namun dengan cara yang berbeda yang kita sebut dengan green operation dan dekarbonisasi yang menjadi program utama kita,” tandas Nicke.

Baca Juga: Dukung Disperindag ESDM Garut, SUCOFINDO Fasilitasi Sertifikasi Halal Gratis

Berbagai inisiatif dan inovasi, Pertamina Group berhasil menurunkan 31% karbon emisi dari total operasinya, dari hulu sampai hilir, melebihi target nasional sebesar 29%. Dengan ini, Pertamina menduduki ranking 2 dunia untuk kinerja ESG (Environmental, Social & Governance).

Nicke mengatakan bahwa Indonesia dianugerahi oleh sumber daya alam yang melimpah, memiliki potensi new renewable energy sangat besar dan Pertamina sudah mulai melakukan inovasi dengan bioenergy berbasis CPO dengan produk B35.

Halaman:

Tags

Terkini