rilis-bumn

Didukung JETP, PLN Siap Akselerasi 552 Proyek Hijau hingga 2030

Minggu, 25 Juni 2023 | 16:00 WIB
Suasana agenda Focus Group Discussion (FGD) JETP Comprehensive Investment and Policy Plan (CIPP) di Jakarta (15/6). (Dok.PT PLN (Persero))

Ia mengatakan, komitmen PLN dalam transisi energi sudah konkret dengan menjalankan 163 proyek hijau untuk berbagai tempat di tanah air melalui berbagai sumber pendanaan. Semua proyek pengembangan energi baru terbarukan (EBT) tersebut total kapasitasnya mencapai 5,1 Gigawatt (GW) dengan target selesai di 2030.

Baca Juga: Peringati Hari Terumbu Karang Sedunia, Karyawan Pupuk Kaltim Lakukan Aksi Bersih Sampah

"Kita punya planning bagus dan membangun aliansi kuat untuk mereduksi emisi sekaligus menjaga kekuatan finansial. Kita ingin transisi energi ini bisa sustainable untuk bisa meningkatkan industri nasional," kata Darmawan.

Lebih lanjut Darmawan mengatakan bahwa PLN saat ini tengah mengonsolidasi seluruh program hijau yang belum memperoleh pendanaan untuk masuk ke dalam CIPP dalam skema JETP.

PLN telah menyiapkan 522 proyek energi hijau yang potensial dibiayai JETP dengan total kapasitas 15,1 GW hingga tahun 2030.

Baca Juga: Jadwal Terbaru SIM Keliling Bulan Juni 2023 di Jakarta Selatan

Lebih lanjut, Head of JETP Secretariat Edo Mahendra menambahkan bahwa dalam G20 telah ada kesepakatan bersama untuk mendorong 3 target utama transisi energi Indonesia, yaitu mengurangi emisi karbon di sektor ketenagalistrikan, meningkatkan energy mix dari energi baru dan terbarukan, dan pencapaian target NZE.

"Komitmen ini bersama-sama. Sehingga kita bisa memulai dulu perencanaan dan proyek-proyeknya. Kita ingin gain input dari FGD ini, termasuk potensi pilot project yang nanti dihasilkan," ujarnya.

Edo mengatakan bahwa untuk mendukung komitmen itu saat ini JETP telah menyediakan dana bantuan sebesar 20 miliar USD. Namun demikian, diperlukan dukungan Pemerintah khususnya dari segi kebijakan.

Baca Juga: Jasa Marga Bawa Pulang Dua Penghargaan Sekaligus dalam Malam Apresiasi Emiten Indeks Tempo-IDNFinancials 52

"Kita butuh dukungan pemerintah Indonesia untuk segi kebijakan. Koordinasi dan implementasi kita butuh PLN dan lembaga lain. JETP akan ada di tengah untuk membantu semuanya jalan," ujar Edo.***

Halaman:

Tags

Terkini