Kabar BUMN - Pesepakbola junior dari Sekolah Sepakbola (SSB) kelompok usia bawah 12 tahun atau U-12 binaan PT Perkebunan Nusantara V (PTPN V) berhasil membawa pulang trophy Liga Sentra Indonesia.
Liga Sentra Indonesia merupakan ajang kompetisi tingkat nasional yang digelar di Cirebon, Jawa Barat.
Bersaing dengan 26 tim dari berbagai provinsi penjuru Indonesia, Anak-anak Kebun, julukan pesepakbola junior binaan PTPN V, berhasil menempati posisi runner up usai takhluk dari tim tuan rumah, Bandung Pro, Jawa Barat di babak final.
Baca Juga: Harumkan Nama Indonesia, Putri Pensiunan PTPN V Raih Medali Emas di Ajang Olympics World Games 2023
"Alhamdulillah, dari babak peyisihan, 12 besar, hingga semi final anak-anak kita mampu menunjukkan permainan impresif.
"Pada babak penyisihan, Anak-anak kebun berhasil membungkam perlawanan Albinan Babel dengan skor menyakinkan 4-0," kata pembina SSB PTPN V, Coky Harahap dalam keterangan tertulisnya di Pekanbaru, Senin (26/6/2023).
Selanjutnya, kata dia, junior PTPN V yang tergabung dalam Grup E di bawah asuhan pelatih Syafrial Helmi dan Endra Jaya itu berhasil memuncaki klasmen usai meraih hasil positif melawan Mitra Sulawesi Barat, Zoma Palembang serta Mandala Bali.
Baca Juga: Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) PTPN V yang Sukses di Riau Bakal Diterapkan Secara Nasional
Pada babak 12 besar, PTPN V kembali meraih hasil positif usai menekuk Pacific Medan dan Turatea Sulawesi Selatan.
Hasil impresif terus berlanjut pada babak semifinal usai memulangkan kesebelasan Bonjol Sumatera Barat dengan skor tipis 1-0.
"Namun, pada babak final kita harus puas mengakui ketangguhan tim tuan rumah Bandung Pro dengan skor 3-0," imbuh Junniadi, Ketua Tim SSB PTPN V U-12 yang berlaga di Putaran Nasional Cirebon.
Baca Juga: Putri Pensiunan PTPN V Sumbang Emas Perdana Bagi Indonesia di Ajang SOWG Jerman
Meski begitu, Nedi, begitu sapaan akrabnya mengaku bangga dengan keberhasilan tersebut.
Ia mengatakan Anak-anak kebun telah membuktikan diri untuk tampil dengan mental tangguh di tingkat nasional, meski harus melawan dengan lawan dari Indonesia timur yang notabene gudang pesepakbola berbakat.