Tidak hanya itu, hal ini dilakukan sebagai upaya mengejar target rasio elektrifikasi sebesar 100 persen pada 2024.
"Kami siap mendukung upaya pemerintah dalam mewujudkan energi berkeadilan serta meningkatkan rasio elektrifikasi nasional," ungkap Darmawan.
"Karena itu, PLN akan terus hadir menerangi masyarakat hingga pelosok negeri," sambungnya.
Sementara itu, General Manager PLN Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat, Budiono menuturkan bahwa listrik tersebut disuplai langsung dari sistem kelistrikan Teminabuan yang bersumber dari PLTD Komaulin.
Selanjutnya, PLN juga membangun 10 unit gardu distribusi yang memiliki total kapasitas 550 kilovolt ampere (kVa), jaringan tegangan menengah (JTM) sepanjang 38,15 kilometer sirkit (kms) serta 10,44 kms, dan jaringan tegangan rendah (JTR).
"Meskipun bukan hal yang mudah, dikarenakan letak geografis dan akses jalan yang sulit PLN terus berusaha menghadirkan penerangan hingga ke pelosok negeri," kata Budiono.
"Terima kasih kepada seluruh pihak dan masyarakat yang telah membantu kami, mari kita jaga bersama infrastruktur yang sudah dibangun," pungkasnya.