Kabar BUMN - Peruri berkolaborasi dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) untuk memperkuat sitem keamanan dari kejahatan siber.
Di era perkembangan teknologi seperti saat ini, kejahatan siber menjadi sesuatu yang rawan terjadi.
Oleh karena itu, diperlukan sistem keamanan siber yang kuat.
Peruri bersama BSSN telah meluncurkan Peruri-CSIRT (Computer Security Incident Response Team).
Baca Juga: Masuki Medio 2023, PT INTI Kembali Dipercaya Garap PJU Tenaga Surya di 27 Provinsi
Acara peluncuruan Peruri-CSIRT ini sendiri digelar di di Hotel Sheraton Gandaria, Jakarta.
Peruri-CSIRT diresmikan oleh Direktur SDM, Teknologi dan Informasi Peruri, Gandung Anggoro Murdani bersama Deputi Bidang Keamanan Siber dan Sandi Perekonomian BSSN, Slamet Aji Pamungkas.
Pembentukan Peruri-CSIRT merupakan tindak lanjut dari amanat Presiden Republik Indonesia dalam pidatonya pada pembukaan KTT G20 tahun 2022,
Saat itu Presiden Joko Widodo menyebut ada tiga hal yang menjadi fokus transformasi digital.
Baca Juga: Libur Panjang Berakhir, KAI Commuter Operasikan 1.133 Perjalanan Commuter Line Jabodetabek
Pertama adalah kesetaraan akses digital, kedua adalah literasi digital dan yang ketiga adalah lingkungan digital yang aman.
Pengelolaan Peruri-CSIRT bertujuan untuk mendeteksi, melindungi, merespon serangan siber dengan harapan dapat menjaga integritas data, melindungi infrastruktur teknologi informasi,
Selain itu Peruri-CSIRT juga diharapkan meminimalkan kerugian yang mungkin timbul akibat serangan siber dan mengamankan kelangsungan bisnis perusahaan.
"Saat ini Peruri sudah mulai masuk ke bisnis security digital," kata Gandung.