rilis-bumn

Berkat Program PMN dari Pemerintah, 3 Desa di Perbatasan RI-Malaysia Kini Bisa Nikmati Listrik 24 Jam dari PLN

Jumat, 7 Juli 2023 | 15:00 WIB
Warga Desa Semaja, Kabupaten Nunukan, Hani (39) (kanan) dan petugas PLN (kiri) sesaat setelah melakukan penyambungan listrik di rumah pelanggan. (Dok.PLN)

Kabar BUMN - PT PLN (Persero) terus memperluas jangkauan pelayanan mereka dengan mengalirkan listrik ke tiga desa di perbatasan Republik Indonesia dan Malaysia.

Sebanyak 500 kepala keluarga (KK) yang berada di tiga desa di Kecamatan Sei Menggaris, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara kini dapat menikmati listrik selama 24 jam penuh.

Hal ini setelah PT PLN (Persero) memanfaatkan Penyertaan Modal Negara (PMN) dari Pemerintah.

PMN dari pemerintah ini sendiri adalah untuk menghadirkan listrik 24 jam di Desa Sekaduyan Taka, Desa Tabur Lestari dan Desa Semaja sejak awal Juni 2023.

Baca Juga: Link Live Streaming BRI Liga 1 2023/2024 PSS Sleman Vs Persis Solo, Misi Bangkit Laskar Sambernyawa

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo mengatakan kehadiran listrik diharapkan dapat mewujudkan energi berkeadikan serta mendorong perekonomian masyarakat.

Oleh karena itu, PLN akan terus menghadirkan listrik ke berbagai wilayah di Tanah Air sekaligus upaya meningkatkan rasio elektrifikasi nasional.

"Ini adalah bentuk kehadiran negara. PLN di sini mendukung upaya Pemerintah dalam mewujudkan Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia," kata Darmawan Prasodjo.

"PLN ingin semua masyarakat dapat merasakan listrik, sehingga dapat meningkatkan kualitas hidupnya," sambungnya.

Sebelum penyalaan pada Juni 2023, proses pemberian tegangan pertama di tiga desa ini sudah dilakukan sejak Februari.

Baca Juga: Percepat Transformasi Keuangan Digital, PNM Beri Pelatihan ke 1.700 Nasabah Mekaar

Dengan penyalaan ini, sudah ada 7 desa yang berhasil dialiri listrik 24 jam sepanjang tahun 2023.

Hal tersebut disampaikan oleh General Manager PLN Unit Induk Distribusi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara, Joice Lanny Wantania.

"Untuk Provinsi Kalimantan Utara, hingga Juni 2023 sudah ada tujuh desa yang berhasil kita tingkatkan operasional jam nyalanya menjadi 24 jam yang tersebar di tiga Kabupaten."

Halaman:

Tags

Terkini