Kabar BUMN – Konservasi Mangrove di Desa Banyuurip, pesisir Gresik, memiliki local hero yang telah berhasil menjadi perintis lingkungan. Ia adalah Abdul Mughni atau akrab disapa Pak Mughni.
Pak Mughni memiliki jasa besar dalam melestarikan hutan mangrove dan masyarakat sekitar.
Dirinya bersama warga sekitar dan bantuan berbagai pihak telah berhasil mengubah lokasi yang dulunya rusak akibat abrasi, menjadi hutan mangrove yang asri.
Baca Juga: Loker BUMN Terbaru di PT PP (Persero) Tbk, Tersedia Satu Posisi Saja dengan Deadline 21 Juli 2023
Bahkan sekarang, tempat itu juga menjadi pusat edukasi, penelitian dan ekowisata mangrove Banyuurip Mangrove Center (BMC).
Kepedulian Pak Mughni terhadap pemulihan konservasi mangrove telah diapreasiasi oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan dan mendapat penghargaan dari Forum Kapasitas Nasional SKK Migas.
Semua ini bermula ketika terjadi abrasi parah di wilayah pesisir Desa Banyuurip sekitar tahun 2005 sampai dengan tahun 2007. Abrasi ini menyebabkan hutan mangrove rusak dan daratan pesisir menjadi tergenang.
Kerusakan lingkungan juga tak terhindarkan. Sejumlah satwa dan habitat alaminya juga terdampak akibat abrasi tersebut, terutama siklus kehidupan kepiting yang dipengaruhi oleh hilangnya tanaman mangrove.
Apalagi saat itu, Pak Mughni bermata pencaharian sebagai nelayan pencari kepiting di area mangrove. Ditambah lagi dengan adanya masalah sampah kiriman dari laut.
Pria kelahiran Gresik ini tergerak untuk mengatasi permasalahan lingkungan di desanya.
Baca Juga: Modus Penipuan Undangan Pernikahan, Segera Lakukan Hal Ini Jika Terlanjur Klik File APK Bodong
Ia berinisiatif untuk melalukan pembibitan dan menanam mangrove, serta mulai belajar untuk membudidayakan mangrove secara otodidak.
PGN Saka memiliki fokus program pada konservasi mangrove yang memiliki dampak penting dalam kelestarian lingkungan, terutama di daerah pesisir. Dengan program konservasi mangrove yang juga berada di Desa Banyuurip, maka PGN Saka tergugah untuk memberikan bantuan lebih kepada Mughni dalam hal budi daya mangrove.