Kabar BUMN - PT Brantas Abipraya (Persero) menunjukkan komitmen yang serius dalam membangun negeri, terutama dalam pemulihan infrastruktur di Cianjur, Jawa Barat.
Seperti diketahui, Cianjur sempat diguncang gempa pada akhir tahun lalu.
Sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang jasa konstruksi, Brantas Abipraya telah melakukan beberapa proyek pembangunan untuk memulihkan dan meningkatkan infrastruktur di Kabupaten Cianjur, khususnya.
Direktur Operasi II Brantas Abipraya, Purnomo menjelaskan bahwa pihaknya sudah menyelesaikan pembanguna Hunian Tetap (Huntap) di sejumlah kecamatan.
Baca Juga: Anyar, Nasabah Bank Raya Kini Bisa Tarik Tunai Tanpa Kartu di Seluruh Gerai Indomaret
“Setelah menyelesaikan pembangunan Huntap Tahap I yang berada di Kecamatan Cilaku sebanyak 200 unit," kata Purnomo.
"Huntap Tahap II yang berada di Kecamatan Mande sebanyak 151 unit."
"Dan akan ditambahkan 190 unit di Kecamatan Cipanas,” sambungnya.
Tak hanya itu, Brantas Abipraya juga telah melakukan beberapa pekerjaan infrastruktur pendukung lainnya.
Beberapa di antaranya adalah RSUD di Kabupaten Cianjur, Gedung DPRD, Gedung Markas Komando Distrik Militer (Makodim) Cianjur, serta pembangunan 35 sekolah di Kecamatan Cilaku dan Kecamatan Warungkondang, Kabupaten Cianjur.
Ada juga Proyek TPAS (Tempat Pembuangan Akhir Sementara dan Penataann Landfill Sementara Pasir Sembung, Kabupaten Cianjur, Kecamatan Cilaku.
Pengerjaan TPAS dilakukan di atas lahan seluas 7 Hektar dengan penggunaan lahan seluas 4 Ha, dan dibiayai oleh Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).
Meski gempa Cianjur sudah cukup lama berlalu, sebagai tambahan informasi sebelumnya gempa berkekuatan magnitudo 5,6 menimpa Kabupaten Cianjur pada Senin (21/11) silam.