Kabar BUMN - PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM; IDX: ANTM; ASX: ATM), anggota
PT Mineral Industri Indonesia (Persero) (MIND ID) - BUMN Holding lIndustri Pertambangan, mengumumkan bahwa Perusahaan melalui Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian (UBPP) Logam Mulia memperkenalkan seri produk perak dan emas tematik terbaru Indonesian Heritage.
Untuk pertama kalinya ANTAM memproduksi 6 desain Perak Batangan premium dengan berat 1 Toz atau 31,103 gram.
Sementara untuk produk Emas Gift Series akan dirilis dalam 4 desain dengan berat 0,5 gram.
Baca Juga: ANTAM Bagikan Dividen Tunai kepada Pemegang Saham Sebesar Rp 1,91 Triliun
Tema 'Indonesian Heritage' dipilih ANTAM untuk mengapresiasi dan menghormati kekayaan warisan budaya, serta mendukung keistimewaan di beberapa wilayah strategis Indonesia.
Direktur Operasi dan Produksi ANTAM, Hartono mengatakan: "Peluncuran seri produk perak dan emas terbaru ini sejalan dengan momentum menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia dengan menampilkan keunggulan beberapa wilayah strategis Indonesia dengan lanskap ikonik dari beberapa daerah yang memiliki nilai historis dan perjuangan seperti Tugu Monas pada desain produk perak batangan.
"Sementara pada produk Emas Gift Series, beberapa lanskap destinasi pariwisata digunakan sebagai desain untuk menunjukan keindahan Indonesia dan warisan budayanya.
"Pada peluncuran kali ini, ANTAM menghadirkan diferensiasi khususnya melalui produk perak yang ditujukan untuk memenuhi ekspektasi dan permintaan pelanggan.
"ANTAM mengharapkan produk seri Indonesian Heritage dapat mendukung kinerja dan target penjualan Perusahaan.
"Produk ini juga diyakini akan menjadi koleksi berharga dalam jangka panjang dan
tak lekang oleh waktu."
Baca Juga: ANTAM Kembali Raih Marketeers Sustainable Marketing Excellence Award 2023
Perak Batangan lndonesian Heritage berukuran 42,5 mm x 25,5 mm memiliki 6 desain landmark kota-kota strategis Indonesia yakni: (1) Tugu Monas dari DKI Jakarta; (2) Barong dari Bali; (3) Patung Sura & Baya dari Surabaya; (4) Gedung Sate dari Bandung: (5) Jembatan Ampera dari Palembang; dan (6) Kapal Pinisi untuk representasi Kota Makassar.
Perak Batangan Indonesian Heritage dibuat menggunakan teknologi modern dan memiliki berat 1 Toz atau 31,103 gram.