Kabar BUMN - PLN Grup mencoba mengembangkan bisnis di luar kelistrikan dengan menggandeng enam startup pilihan.
PLN Grup menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan enam startup Indonesia.
Hal ini dilakukan sebagai langkah progresif perseroan untuk menciptakan ekosistem bisnis yang berkesinambungan lewat program Connext Powered by PLN.
MoU ini ditandatangani oleh jajaran Manajemen Atas PLN, Direksi Subholding dan Anak Usaha PLN, dengan Founder atau Co-founder startup terpilih.
Baca Juga: Makin Produktif, WIKA Catatkan Penjualan Rp 9,25 Triliun hingga Kuartal II 2023
Kerja sama ini disambut hangat oleh Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo.
Darmawan mengatakan sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN), PLN senantiasa membuka diri untuk berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk melakukan pengembangan bisnis.
"Melalui program Connext, kami menyampaikan dukungan penuh kepada startup terpilih yang akan belajar dan bergabung dengan ekosistem PLN," tutur Darmawan.
"Ini merupakan bentuk kolaborasi PLN dengan startup yang bertujuan mengubah tantangan global terkait disrupsi teknologi menjadi peluang," sambungnya.
Baca Juga: Untuk Wajah Glowing Seperti Selebriti Korea, Lakukan 10 Step Perawatan Wajah Ini
Direktur Perencanaan Korporat dan Pengembangan Bisnis PLN, Hartanto Wibowo menjelaskan bahwa pihaknya terus mendorong utilisasi aset secara maksimal hingga di luar kelistrikan melalui anak perusahaan.
"Kami bersama enam startup pilihan, akan memaksimalkan aset untuk pengembangan teknologi digital, internet, hingga cold chain management," ungkap Hartanto.
Hartanto menuturkan bahwa untuk PLN Icon Plus, akan berkolaborasi dengan Fresh Factory dari industri cold chain, Nodeflux dari industri computer vision, Amoda dari industri commercial space management, dan Kanggo dari industri home services.