"Dan diharapkan secara teknis penghargaan ini dapat digunakan sebagai dokumen pendukung perolehan PROPER Hijau dan Emas,” ujar Darwin.
Baca Juga: SUCOFINDO dan DISPERINDAG Garut Kolaborasi dalam Peningkatan TKDN
PROSES AWARDING ENSIA 2023
Perhelatan ENSIA ini telah terlaksana sejak tahun 2022.
Adapun penghargaan yang diberikan, terdiri dari 7 topik inovasi lingkungan dan sosial, meliputi efisiensi energi, penurunan emisi, pengurangan limbah B3, 3R limbah padat non B3, efisiensi air dan penurunan beban pencemaran, perlindungan keanekaragaman hayati, serta inovasi sosial.
Baca Juga: SUCOFINDO Sinergi dengan PWS dalam Wujudkan Eco-Industrial Park
Masing-masing topik tersebut terbagi menjadi 3 kategori, yaitu penghargaan platinum, gold dan silver.
“Tahun ini ENSIA juga memiliki kategori penghargaan baru, yakni Local Hero Inspiratif Penggerak Inovasi Sosial.
"Dalam kategori ini, Sucofindo tidak hanya berfokus mengapresiasi para pelaku usaha, juga para tokoh inspiratif di masyarakat,” kata Kepala PT Sucofindo Cabang Semarang Wahyudi Arief.
Baca Juga: Bergerak ke Arah Positif, SUCOFINDO Bukukan Kinerja Bertumbuh Tahun 2022
Antusiasme peserta ENSIA tahun ini menurut Wahyudi meningkat dibandingkan dengan tahun 2022.
“ENSIA tahun ini menerima sebanyak 473 pendaftaran paper aspek inovasi lingkungan dan sosial dari 106 pelaku usaha. Hal ini meningkat sekitar 58% dari ENSIA tahun lalu.
"Sedangkan pada nominasi local hero, ENSIA menerima pendaftaran sebanyak 38 nama lokal hero dari 33 pelaku usaha,” kata Wahyudi.
Baca Juga: PT SUCOFINDO Fasilitasi 30 IKM Jabar untuk Proses Sertifikasi TKDN
Dari seluruh paper yang terdaftar melalui proses penjurian dari para praktisi dan akademisi, terpilih 399 judul inovasi dari 106 perusahaan, dan 3 Local Hero Inspiratif Penggerak Inovasi Sosial binaan para pelaku usaha.