rilis-bumn

Potensi Pasar Menguat, Pefindo Naikkan Peringkat SIG Jadi idAA+ Positif

Jumat, 18 Agustus 2023 | 18:45 WIB
Kenaikan peringkat SIG menjadi idAA+ Positif merupakan bukti kemampuan SIG dalam menjaga kinerja agar tetap positif sekaligus kemampuan dalam memenuhi komitmen keuangan jangka panjang. (Dok.SIG)

Kabar BUMN - PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) resmi menaikkan peringkat PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) menjadi idAA+.

Sebelumnya, Pefindo menetapkan peringkat SIG hanya idAA+ Stabil.

Kenaikan peringkat tersebut didasara atas potensi pasar yang menguat.

Selain itu, ada juga faktor fasilitas produksi dan logistik yang terdiversifikasi dengan baik, dan profil keuangan yang sehat.

Baca Juga: Tumbuh 32 Persen, 15 Bandara Angkasa Pura Airports Tercatat Layani 6,7 Juta Penumpang Pada Juli 2023

Selain menetapkan peringkat Perusahaan, Pefindo juga menetapkan peringkat IdAA+ untuk Obligasi Berkelanjutan II, serta Obligasi Berkelanjutan I Tahap II Seri A dan Seri B Tahun 2019 dan Obligasi Berkelanjutan II Tahap I Seri A dan Seri B Tahun 2022 yang diterbitkan oleh Perseroan.

Peringkat tersebut menunjukkan kemampuan kuat emiten berkode saham SMGR untuk memenuhi komitmen keuangan jangka panjang atas efek utang, dibandingkan dengan emiten lainnya di Indonesia.

Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni mengatakan pihaknya menyambut positif keputusan Pefindo yang telah menaikkan peringkat SMGR menjadi idAA+ Positif.

Di saat situasi pasar semen domestik yang kompetitif, kenaikan peringkat ini menjadi pengakuan akan kemampuan SIG dalam menjaga kinerja.

Baca Juga: Kunjungan Kerja ke Surakarta, Dirut PT Sang Hyang Seri Cek Kesiapan Produksi Benih Padi dan Beras di Solo Raya

“Penyematan idAA+ Positif menjadi motivasi bagi kami untuk meningkatkan kemampuan sebagai pemimpin di industri bahan bangunan tanah air, melalui penyediaan inovasi layanan dan produk yang berkualitas untuk beragam kebutuhan pembangunan."

"Kami juga siap mempertahankan kinerja positif dengan mengamankan sektor penjualan dan pendapatan, mendorong efisiensi melalui peningkatan operational excellence, hingga pengelolaan finansial yang baik,” tutur Vita.

Pada tahun 2022 lalu, SMGR berhasil membukukan laba Rp2,365 triliun.

Angka ini naik 15,5 persen dibandingkan periode yang sama pada 2021, yakni sebesar Rp2,047 triliun.

Halaman:

Tags

Terkini