rilis-bumn

PLN Siapkan Layanan Listrik Andal Tanpa Kedip Untuk Event Internasional AMEM-41 dan AEBF di Bali

Kamis, 24 Agustus 2023 | 18:30 WIB
Petugas PLN bersiaga 24 jam di lokasi acara Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC) untuk memastikan keandalan dan keamanan pasokan listrik. (DOK.PT PLN (Persero))

Kabar BUMN - PT PLN (Persero) memastikan subsistem kelistrikan Bali dalam kondisi prima selama event 41st ASEAN Ministers on Energy Meeting (AMEM) and ASEAN Energy Business Forum (AEBF) 2023.

Dalam event yang berlangsung bulan Agustus ini, perseroan menerapkan layanan kelistrikan tanpa kedip atau sistem zero down time (ZDT) yang ditopang kapasitas daya mumpuni untuk mengamankan suplai listrik selama gelaran acara.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo mengatakan bahwa PLN berkomitmen penuh untuk mendukung pemerintah menyukseskan penyelenggaraan AMEM-41 dan AEBF.

Baca Juga: Mengunjungi Air Terjun Tertinggi di Jawa Barat, Wisata Alam Menakjubkan Ini Ada di Cianjur

Ia menyebut, pertemuan antar perwakilan negara dan stakeholder energi di ASEAN ini dianggap salah satu forum penting terkait pengembangan dan eksploitasi sumber daya energi di kawasan ASEAN.

"AMEM-41 dan AEBF termasuk agenda penting bidang energi di ASEAN. PLN telah berpengalaman menangani event besar skala internasional seperti ini. Pengalaman dan success story itulah yang akan kami terapkan dalam siaga penyelenggaraan agenda ini," ujarnya.

Petugas PLN ULP Kuta melakukan pengecekan kondisi beban pemakaian listrik pada UPS portable 30 kVA di lokasi kegiatan Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC). (DOK.PT PLN (Persero))

Baca Juga: Akselerasi Ekosistem Digital Lampung, Telkom Resmi Komersialkan neuCentrIX Tanjung Karang

Darmawan merinci, dari segi kesiapan pasokan daya, subsistem kelistrikan Bali dalam kondisi normal dengan daya mampu sebesar 1.514,80 megawatt (MW) dan rekor beban puncak sebesar 980,89 MW.

Dengan kondisi tersebut, ia memastikan suplai daya aman karena reserved margin ada di kisaran 35 persen.

Hal ini didukung oleh stok energi primer untuk pembangkit yang dalam kondisi normal dan siap.

Baca Juga: Melalui Program AKAR Goes To School, Pupuk Indonesia Ingin Tanamkan Akhlak Sejak Dini

Selain itu, guna memberikan keamanan dan keandalan pasokan yang berlapis, PLN juga menyiagakan total 176 personil yang akan standby selama 24 jam serta 14 unit Uninterruptible Power Supply (UPS) dengan kapasitas 3 x 250 kilovolt ampere (kVA), 1 x 200 kVA, 8 x 100 kVA, dan 2 x 30 kVA.

"Jadi PLN menerapkan pola operasi dan proteksi dengan defense scheme yaitu menetapkan pengamanan pasokan listrik berlapis," ujar Darmawan.

Halaman:

Tags

Terkini