Kabar BUMN - Perhutani melakukan peluncuran dua aplikasi dan program sekaligus di Graha Perhutani, Jakarta pada Kamis (31/08).
Aplikasi tersebut yaitu Perhutani Mengajar (PIJAR) dan program knowledge sharing berbasis web Cognition Expertise Database System (CERDAS).
Bersamaan dengan itu Perhutani juga melakukan kick off early develop SMART KPH.
Baca Juga: Perhutani Memborong 4 Penghargaan GRC & Performance Excellence Award 2023
Latar belakang peluncuran ini adalah era digitalisasi dan kemajuan teknologi yang menjadikan proses bisnis lebih efisien.
Informasi yang mudah dan cepat dengan penggunaan teknologi, menjadikan Perhutani yang bergerak di sektor kehutanan harus mampu mengikuti dan selaras dengan sektor-sektor lainnya.
Hal ini diharapkan mampu menunjukkan upaya Perhutani melakukan transformasi digital pada proses pembelajaran melalui e-learning dengan aplikasi PIJAR dan CERDAS, serta perubahan cara kerja dengan SMART KPH.
Baca Juga: Dapat Kunjungan dari Siswa TK Tunas Rimba, Perhutani Coba Kenalkan Hutan Sejak Usia Dini
Hadir dalam acara tersebut Direktur Utama Perum Perhutani, Direktur SDM, Umum, & IT, beserta jajaran.
Dalam sambutannya Direktur Utama Perum Perhutani Wahyu Kuncoro menyampaikan bahwa PIJAR, CERDAS dan SMART KPH mampu memberikan pengaruh signifikan pada Perhutani dan merupakan inovasi yang bernilai bagi Perhutani.
Wahyu Kuncoro menjelaskan, “Pengaruh signifikan yang pertama, reducing cost dengan adanya efisiensi atau penghematan biaya, seperti mengurangi biaya operasional dan administratif.”
Baca Juga: Kolaborasi dengan AirNav dan DAMRI, Perhutani Sukses Laksanakan Program Relawan Bakti BUMN di Malang
Kedua, tambah Wahyu Kuncoro, Increasing Value (meningkatkan nilai) dengan menciptakan produk-produk bernilai tinggi dengan kualitas dan kuantitas yang baik serta tetap memperhatikan keberlanjutan lingkungan.
“Ketiga, Reducing Lost (mengurangi kerugian) dengan mengurangi kerugian yang timbul akibat berbagai faktor, seperti illegal logging dan kebakaran hutan,” jelasnya.