Kabar BUMN – PT Pertamina (Persero) bersama 5 Subholding dan Anak Perusahaan, yaitu Pertamina Hulu Energi (PHE), Pertamina New & Renewable Energy (PNRE), Pertamina Patra Niaga (PPN), Patra Jasa, dan Pertamina Bina Medika, mengikuti kegiatan Business Matching di Hotel Mulia Jakarta, Rabu (6/9).
Business Matching itu sendiri merupakan rangkaian acara ASEAN Indo-Pacific Forum (AIPF).
Vice Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso menjelaskan, pada sesi Business Matching Pertamina memaparkan berbagai proyek potensial Pertamina Group.
Baca Juga: 6 Jenis Snack Wajib Beli di Supermarket di Bangkok
Proyek-proyek tersebut di antaranya Joint Study Eksplorasi, Pengembangan Carbon Capture Storage (CCS) dan Carbon Capture Utilization and Storage (CCUS).
Selain itu, ada juga Green Hydrogen, Nature Based Solution, dan Green Infrastructure & Buildings (Terminal, Pipeline, Hospital, dan Hotel).
"Business Matching menjadi upaya konkret Pertamina Group untuk membangun infrastruktur hijau. Kami membuka akses kolaborasi dengan berbagai mitra, sehingga dapat memperkuat langkah Pertamina," jelas Fadjar.
Dalam sesi tersebut, hadir lebih dari 100 mitra/investor dari berbagai sektor seperti migas, new and renewable energy, industri kesehatan, dan konstruksi.
Mitra strategis dari negara-negara kawasan Indo-Pasifik yang memiliki ketertarikan dalam proyek Pertamina Group akan melanjutkan diskusi dengan masing-masing entitas untuk meningkatkan kerja sama.
"Sebagai BUMN energi, Pertamina terus memperkuat infrastruktur energi yang ramah lingkungan dan mata rantai bisnis yang lebih tangguh," ujarnya.
Baca Juga: Panen Perdana, Petani Mitra PTPN V Rokan Hilir Semringah
Selain Business Matching, Direktur Utama dan Direktur Keuangan Pertamina juga menjadi Speaker pada kegiatan AIPF.
Peran Pertamina di ajang flagship ASEAN Indo Pacific Forum (AIPF) merupakan dukungan terhadap Pemerintah dalam mencapai Net Zero Emission 2060.