Baca Juga: Percepat Pembangunan Data Center, Telkom Komitmen Bangun Masa Depan Digital di Kawasan ASEAN
"Selain itu juga menjadi terminal energi dengan standar operasional terbaik," tutur Nicke.
Lebih lanjut, Nicke menjelaskan bahwa nantinya JIGT tidak hanya akan menampung bahan bakar seperti LPG, BBM, Gasoline, dan Biodiesel.
Akan tetapi, JIGT jga dirancang untuk menampung LNG, CPO, UCO (Used Cooking Oil), dan petrokimia.
"JIGT juga dirancang untuk mengantisipasi tren peningkatan kebutuhan energi yang sesuai dengan target pertumbuhan ekonomi nasional," ungkap Nicke.
Direktur Utama PIS, Yoki Firnandi mengatakan JIGT akan dibangun dan dikelola PIS.
Dengan luas area 64 hektare, JIGT diproyeksi memiliki kapasitas penampungan hingga 6,3 juta barel.
"Dalam pembangunannya, JIGT akan menerapkan aspek ESG dan bebas emisi."
"JIGT nantinya akan dioperasikan dengan menerapkan sistem digital sehingga lebih aman, andal dan efisien," tutup Yoki.