“Dari atas kapal Ombak Biru Satu perairan Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur saya mengucapkan terima kasih dan bangga kepada seluruh yang terlibat, sehingga pekerjaan ini dapat berjalan. Sebagai pimpinan saya mengingatkan kembali untuk tetap menjaga safety, karena sebagus apapun pekerjaan kita maka akan percuma tanpa safety,” imbuhnya.
Peresmian Pekerjaan Pipe Laying Offshore Transferline pada hari Selasa (5/9/2023) dihadiri oleh Direktur Utama PT Kilang Pertamina Balikpapan (KPB) Feri Yani, VP Project Delivery Excelent PT KPI Agung Eka Purnawan, Direktur Pengembangan PT KPB Djoko Koen Soewito, Direktur Operasi PT KPB Arafat Bayu Nugroho, Direktur Operasi & Marketing PT PDC Apriandy Zainuddin, Project Manager PT HK Slamet Supriyono serta jajaran management KPB.
VP Project Delivery Excelent PT KPI Agung Eka Purnawan menyampaikan, "Mewakili Direktur Proyek Infrastruktur PT KPI Kadek Ambara Jaya, saya menyampaikan rasa syukur atas apa yang kita capai hingga saat ini. Pembangunan pipa 20 inci dari Penajam menuju Balikpapan memang memiliki dinamika cukup panjang. Saat ini dalam tahapan shorepull & normal laying dengan estimasi pekerjaan selama satu bulan. Dan estimasi seluruh pekerjaan selesai di akhir November 2023”.
“Apresiasi dan terima kasih kepada semua pihak yang sudah bekerja keras sehingga kita mampu mencapai titik ini serta tentunya dukungan manajemen yang sangat berarti. Pekerjaan ini dikerjakan oleh anak bangsa dengan menggunakan tenaga kerja lokal, pipa lokal serta kapal lokal. Kita tunjukan bahwa anak bangsa mampu berkarya dalam membangun bangsa. Mudah-mudahan pekerjaan ini dapat selesai sesuai dengan target,” tambahnya.
Baca Juga: Melimpah, Panen Padi di Aset Lahan Sukamandi PT Sang Hyang Seri Tembus 12.3 Ton per Hektare
Direktur Operasi & Marketing PT PDC Apriandy Zainuddin, pada kesempatan yang sama menambahkan bahwa pembangunan jaringan pipa bawah laut ini adalah proyek offshore pertama PDC.
“Kami sangat bersyukur atas kepercayaan yang diberikan untuk mengerjakan salahsatu proyek strategis Nasional. Melalui unit bisnis EPC serta SDM yang dimiliki, kami cukup percaya diri mampu dan dapat memberikan yang terbaik dalam pekerjaan ini. Tidak hanya EPC, dukungan PDC juga ditunjukan dalam mensupport layanan catering bagi 200 pekerja yang terlibat di proyek ini siang dan malam,” ujarnya.
Pertamina PDC sebagai Perusahaan penunjang industri MIGAS di Indonesia saat ini memiliki unit usaha Manpower Services, Service Contract, Food and Lodging Services (FLS), Engineering, Procurement and Construction (EPC) , Trading & General Services serta Transportation & Logistic.***