Kabar BUMN - PT Brantas Abipraya (Persero) terus berkomitmen untuk menciptakan iklim usaha yang sehat.
Untuk itu, Brantas Abipraya selalu berupaya mmenerapkan keterbukaan berlandaskan nilai budaya AKHLAK kepada Mitra Abipraya dan vendor.
Tentunya ini didukung dengan semangat penerapan Good Corporate Governance (GCG) di lingkungan Perusahaan.
Baca Juga: Pastikan Ketersediaan Air Bersih di IKN, Brantas Abipraya Bangun Embung KIPP
“Sebagai upaya mendukung iklim usaha nasional yang baik, Brantas Abipraya memastikan pembayaran untuk para mitra kerjanya dilakukan secara tepat waktu dan tepat jumlah,” ujar Suradi, Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Brantas Abipraya.
Suradi menambahkan, Brantas Abipraya senantiasa akan terus memperkuat hubungan sehat dengan para mitra kerja, sesuai dengan cita-cita transformasi bisnis BUMN Konstruksi ini yang berlandaskan penerapan GRC perusahaan yang baik.
GRC yang dimaksud adalah tata kelola (Governance), manajemen risiko (Risk), dan kepatuhan (Compliance).
Manajemen Brantas Abipraya berkomitmen untuk memastikan pemenuhan hak-hak para mitra kerja dan vendor melalui penyempurnaan proses bisnis dan penguatan tata kelola serta manajemen risiko.
Dalam Transformasi Supply Chain Manajemen di Brantas Abipraya juga telah membentuk unit khusus pengelolaan vendor, yaitu Unit Vendor Management System (Unit VMS).
Jadi sistem pengelolaan pengadaan dan pembayaran sudah terpusat.
Baca Juga: Brantas Abipraya Berkontribusi Bangun Tol Yogyakarta-Bawen, Pangkas Semarang-Yogyakarta 1,5 Jam
Adanya Unit VMS ini adalah untuk mengelola hubungan baik dengan vendor dengan memusatkan semua informasi vendor yang bertujuan untuk merampingkan proses.
Tak hanya itu, VMS Abipraya juga memusatkan semua aktivitas terkait vendor, termasuk orientasi vendor, manajemen kontrak, pelacakan kinerja, dan pemrosesan pembayaran.