Kabar BUMN - Ratusan petani mitra PT Perkebunan Nusantara (PTPN) V kembali merasakan manisnya panen perdana.
Para petani ini tergabung dalam Koperasi Produsen Tani Makmur Tapung, Kabupaten Kampar.
Hanya dalam jangka waktu 27 bulan, ratusan petani ini sudah berhasil merasakan panen perdana.
Senior Executive Vice President Operation PTPN V, Ospin Sembiring mengatakan bahwa ratusan petani tersebut mengikuti program revitalisasi sawit renta mereka pada 2021 dan 2022 lalu.
Baca Juga: Jakarta-Bandung Bisa Ditempuh 28 Menit dengan KCJB, Transportasi Umum Makin Jadi Pilihan
Adapun total luas lahan peremajaan mencapai 380 hektare.
"Alhamdulillah, saat ini mereka telah melaksanakan panen perdana."
"Ini sangat kita syukuri karena hanya dalam waktu 27 bulan telah panen," kata Ospin.
Baca Juga: Sinergi Dengan Unilever Indonesia, PNM Luncurkan Program Bu Karsa
Kendati masih berusia muda, Ospin menyebut potensi produktivitas perkebunan sawit muda di usia tanaman menghasilkan (TM 1) mencapai 15 ton per hektare.
Potensi tersebut diyakini dapat tercapai mengingat sejak awal program peremajaan berlangsung, perusahaan menerapkan pola manajemen tunggal atau single management.
Hal ini yang dinilai menjadi kunci sukses program PSR yang dilaksanakan PTPN V di berbagai kabupaten Provinsi Riau.
Pola manajamen tunggal atau single management tersebut mengusung standar tinggi PTPN V, mulai dari penumbangan sawit renta, pemanfaatan bibit sawit unggul bersertifikat, proses penananman, pemupukan, hingga pemeliharaan.