Kabar BUMN - Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel terus berupaya memastikan penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Liquefied petroleum gas (LPG) tepat sasaran.
Hal tersebut diungkapkan oleh Area Manager Communication, Relation & CSR Sumbagsel, Tjahyo Nikho Indrawan.
Nikho mengatakan Pertamina terus mengawal ketat penyaluran dan penjualan BBM dan LPG Subsidi agar tepat sasaran.
Selain itu, pihak Pertamina juga sudah menginstruksikan kepada seluruh lembaga penyalur untuk dapat menyalurkan sesuai regulasi yang berlaku.
Baca Juga: 5 Bahaya yang Ditimbulkan Akibat Terlalu Sering Makan Mi Instan
"Kami juga mengajak masyarakat untuk bersama mengawasi pendistribusian BBM dan LPG bersubsidi," kata Nikho.
"Jika masyarakat menemukan adanya indikasi kecurangan dalam pendistribusian dapat segera melapor ke 135."
"Kami juga menyediakan layanan pengaduan khusus untuk masyarakat Bangka Belitung di nomor +62-823-2963-7886 untuk Bangka dan +62-811-7999-775 untuk Belitung," imbuhnya.
Pertamina Patra Niaga juga terus bersinergi dengan TNI, Polri serta Damkar untuk mengedukasi dan meningkatkan kompetensi operator SPBU.
Hal ini bertujuan untuk mengoptimalisasi layanan di SPBU.
Saat ini terdapat berbagai modus penyalahgunaan BBM bersubsidi diantaranya Penyalahgunaan QR Code, adanya mobil pelangsir dan kendaraan modifikasi.
Sejauh ini, Pertamina Patra Niaga Sumbangsel telah menemukan enam kasus penyalahgunaan BBM subsidi atau penyaluran yang tidak sesuai ketentuan di wilayah Bangka Belitung.