Forum tersebut menggelar beragam agenda, salah satunya promotion conference, di mana Pertamina berkesempatan untuk mempresentasikan produk unggulan Rumah BUMN (RB) Palangkaraya dan Seruyan.
Baca Juga: Kembangkan Biomassa, Cara PLN Tekan Emisi Karbon Sekaligus Merehabilitasi Lahan
Seperti Indang Apang Galeri, salah satu UMKM RB yang menjadikan rotan sebagai bahan baku utama, yang berharap dapat menjadikan olahan rotan sebagai trendsetter fashion, sehingga pada akhirnya berdampak positif bagi perekonomian masyarakat lokal.
VP Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso menyambut baik keterlibatan UMK di China ASEAN Expo 2023. Selain membangun pasar internasional, pelaku UMK berpotensi menjalin kerja sama bisnis dengan mitra potensial.
“Pertamina melihat potensi dan peluang UKM untuk go international sangat besar, sehingga kesempatan UKM untuk masuk ke pasar ekspor terbuka lebar. Produk kreatif karya anak bangsa dapat bersaing dengan produk di lingkup regional maupun internasional, karena memiliki kualitas yang tidak kalah,” ujar Fadjar.
Pameran internasional merupakan salah satu langkah konkret Pertamina mewujudkan kemajuan UKM binaannya, seperti CAEXPO.
Program peningkatan UKM ini juga menjadi komitmen Pertamina dalam mendukung implementasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) Indonesia dengan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian Sustainable Development Goals (SDGs) sejalan dengan penerapan Enviromental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasional Pertamina.
Pertamina sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi, berkomitmen dalam mendukung target Net Zero Emission 2060 dengan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian Sustainable Development Goals (SDG’s). Seluruh upaya tersebut sejalan dengan penerapan Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina.***