Berbagai pihak hadir dan terlibat dalam event tahunan ini, di antaranya para pengembang Energi Terbarukan (Independent Power Producer), Kementerian ESDM, Kementerian BUMN, Komunitas Ketenagalistrikan, Manufaktur Ketenagalistrikan, Enterpreneurs Ketenagalistrikan, akademisi, dan pihak-pihak lainnya yang berfokus terhadap perkembangan industri ketenagalistrikan di Indonesia.
Baca Juga: Tidak Sulit Dilakukan, Yuk Simak 5 Tips untuk Memulai Pola Makan Sehat
Selain Satiyobudi Santoso, turut hadir dalam seremoni penandatanganan Dody Setiawan, Direktur Pengembangan Usaha & Operasi PT Brantas Energi dan Miftakhul Anas, Direktur Keuangan, SDM & Manajemen Risiko PT Brantas Energi.
Sebagai anak usaha dari salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Brantas Abipraya, Satiyobudi juga mengatakan bahwa kerjasama dengan PLN Group menjadi sangat penting bagi Brantas Energi sebagai Independent Power Producer di sektor Energi Terbarukan untuk perkembangan portofolio bisnis bagi Perusahaan.
Dicapainya kesepakatan ini mempertegas posisi Brantas Energi sebagai mitra strategis bagi PLN Group dan sebagai bentuk semangat Sinergi BUMN dalam membangun kedaulatan energi bangsa.
Baca Juga: Melalui RUPS, PLN Tetapkan Jajaran Direksi dan Komisaris Baru
Sejalan dengan yang disampaikan Satiyobudi, Sugeng Rochadi, Direktur Utama Brantas Abipraya menyampaikan bahwa sangat diyakini bahwa potensi industri kelistrikan di Indonesia sangat besar.
Lewat anak usaha kami, PT Brantas Energi akan memaksimalkan potensi ini untuk memperkuat industri, juga pondasi dalam menghadapi tantangan energi yang semakin kompleks.***