Kabar BUMN - Komisi VI DPR RI mendukung langkah PT PLN (Persero) mengusulkan Penyertaan Modal Negara (PMN) tahun 2024 sebesar Rp 5,68 triliun.
Nantinya PNM ini akan digunakan untuk program Listrik Desa (Lisdes).
Rencananya, melalui program Lisdes PLN akan membangun infrastruktur kelistrikan di daerah terdepan, tertinggal dan terluar (3T).
Program ini dilaksakana demi mewujudkan pemerataan pembangunan dan mendorong perekonomian rakyat.
Baca Juga: Jaga Pasokan Bahan Baku, Pupuk Indonesia Grup Tanda Tangan Kontrak Jual Beli Gas
Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Martin Manurung menilai program Lisdes adalah suatu keharusan, karena listrik merupakan salah satu hak dasar warga negara.
"Menurut saya Lisdes ini keharusan, gak bisa ditahan-tahan," kata Martin.
"Saya minta pimpinan, kita kasih catatan, beri penekanan dan dukungan agar program Lisdes ini berlanjut," lanjutnya.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menegaskan komitmen pihaknya untuk mengejar target 100 persen rasio elektrifikasi demi menciptakan listrik yang berkeadilan.
Baca Juga: PTBA Raih Penghargaan di Ajang The 14th IICD Corporate Governance Conference and Award
Darmawan mengatakan saat ini masih ada desa yang belum teraliri listrik dan mayoritas berada di kawasan 3T di mana investasi untuk infrastruktur kelistrikannya sangat besar.
Peran PNM untuk membantu PLN pun dinilai sangat krusial untuk menjalankan program ini.
"Ini adalah bagaimana sila ke-lima keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia bukan hanya tulisan di atas kertas."
"Tapi betul-betul bisa diwujudkan dalam bentuk yang nyata, yaitu terang seantero Nusantara," ungkap Darmawan.