Kabar BUMN - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) terus meningkatkan pelayanan kepada pelanggan melalui penyediaan fasilitas yang memadai di area destinasi wisata waterfront Bakauheni Harbour City (BHC).
Kawasan wisata yang berada di Lampung Selatan ini akan dilengkapi dengan jalan penghubung Siger Park dan Krakatau Park, area parkir, pathway, dan skywalk.
Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Shelvy Arifin memaparkan, BHC ditargetkan akan menjadi salah satu destinasi wisata waterfront dengan berbagai fasilitas untuk mendukung peningkatan ekonomi daerah sekaligus memberikan alternatif tujuan wisata bagi masyarakat Indonesia.
“Pembangunan infrastruktur BHC berupa jalan akses dari Siger Prak menuju Krakatau Park sudah selesai 100%. Untuk Skywalk dan pathway saat ini progress pembangunannya 17%. Krakatau Park saat ini juga sudah menyediakan lahan parkir yang cukup luas untuk mengakomodir jumlah pengunjung yang kemungkinan meningkat pada hari libur nasional,” ujar Shelvy.
Salah satu objek wisata di BHC, yakni Siger Park mencakup beberapa bangunan seperti Selasar Siger dan Siger Market Mandiri dimana proses pembangunan telah mencapai 100%.
Adapun renovasi Menara Siger tahap pertama telah selesai dan saat ini masuk ke tahap 2.
Baca Juga: Rangkaian HUT ke-78, KAI Gelar Tabur Bunga di TMP Cikutra
Kemudian, masih di satu lingkup yang sama, terdapat Masjid BSI yang telah beroperasi dan saat ini menjadi prasarana ibadah bagi masyarakat setempat dan wisatawan yang berkunjung di kawasan BHC.
Bertujuan melengkapi fasilitas di BHC, segera dibangun Museum Siger dan pembangunan Amphitheater Siger Park yang masih dalam proses.
Museum Siger yang rencananya akan berdampingan dengan Menara Siger, dibangun dengan standar internasional dan akan menjadi salah satu sarana untuk melindungi, mengembangkan, dan mengomunikasikan sejarah Siger dan kebudayaan Lampung.
Baca Juga: Khasiat Tak Terduga Dark Chocolate, Ini 7 Manfaatnya yang Luar Biasa untuk Kesehatan
Adapun Amphitheater Siger Park saat ini masih dalam proses pembangunan dan diperkirakan akan beroperasi pada awal tahun 2024.
Dengan kapasitas hingga 1.500 orang, penyelenggara acara dapat melangsungkan konser dan aktivitas outdoor lainnya.