rilis-bumn

Masuki Periode Libur Maulid Nabi, Volume Penumpang KA Jarak Jauh Alami Kenaikan

Kamis, 28 September 2023 | 20:15 WIB
Volume pelanggan PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau disingkat PT KAI mengalami kenaikan pada periode memasuki long weekend Idul Adha. (Dok.PT Kereta Api Indonesia (Persero))

Kabar BUMN - PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI mencatat adanya lonjakan penumpang pada periode hari libur nasional Maulid Nabi Muhammad SAW.

Berdasarkan data pada Kamis (28/9) pukul 15.00 WIB, tiket kereta api jarak jauh yang terjual untuk keberangkatan Rabu (27/9) s.d Kamis (28/9) sebanyak 263.303 tiket.

Angka ini naik 50 persen jika dibanding pekan sebelumnya yaitu 175.945 tiket.

Jumlah ini akan terus bertambah karena penjualan tiket masih berlangsung.

Baca Juga: Selain Ampera di Palembang, 4 Kota di Indonesia Ini Juga Memiliki Jembatan Megah yang Indah

Adapun KA-KA favorit pelanggan untuk periode libur Maulid Nabi hingga akhir pekan ini yaitu KA Argo Parahyangan (Gambir - Bandung pp), KA Airlangga (Pasarsenen - Surabaya Pasarturi pp).

Selain itu, KA Serayu (Pasarsenen - Purwokerto pp), KA Sri Tanjung (Lempuyangan - Ketapang pp) juga mengalami lonjakan.

VP Public Relations KAI, Joni Martinus menjelaskan bahwa pihaknya sudah mengantisipasi lonjakan penumpang ini.

Baca Juga: Enero, Anak Usaha PTPN X Siapkan 1900 Kiloliter Bioetanol Fuel Grade untuk Pertamax Green

"KAI menyiapkan sekitar 1.120 perjalanan kereta api jarak jauh atau rata-rata 224 KA per hari," tutur Joni Martinus.

Pihak KAI kembali mengingatkan para pelanggan untuk memperhatikan aturan barang bawaan yakni volume maksimal adalah 20 kg atau volume 100 dm3.

Bagasi yang melebihi berat dan/atau ukuran sebagaimana dimaksud, sampai dengan setinggi-tingginya 40 kg atau dengan volume 200 dm3 (dengan dimensi maksimal 70 cm x 48 cm x 60 cm), diperbolehkan dibawa dengan dikenakan bea kelebihan bagasi atau membeli tempat duduk ekstra.

Biaya tambahan atas begasi yaitu untuk kelas ekskutif Rp. 10.000,00 per kg, kelas bisnis Rp. 6.000,00 per kg dan kelas ekonomi Rp. 2.000,00 per kg.

Baca Juga: Dulu Dipenuhi Kecoak, Pantai di Tulungagung Ini Kini Menjelma Jadi Tempat Wisata yang Menakjubkan

Halaman:

Tags

Terkini