Kabar BUMN - Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) resmi menjalin kerja sama dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur.
Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman pengembangan Proyek Ekonomi Hijau di Kalimantan Timur.
Kesepakatan ini ditandatangani oleh Gubernur Kaltim Dr. H. Isran Noor dan Direktur Utama Pertamina NRE Dannif Danusaputro.
Adapun ujuan dari kesepakatan ini adalah untuk menjajaki potensi kerja sama dengan tujuan mendukung transformasi ekonomi hijau di Kalimantan Timur.
Diharapkan juga dengan kerja sama ini nantinya baik Pertamina maupun Provinsi Kalimantan Timur dapat mengembangkan aspek-aspek transisi energi di Indonesia.
Hal ini termausk pengembangan Natured Based Solution (NEBS) dan juga akan dilakukan pengembangan energi hijau dan kegiatan berkelanjutan yang ramah lingkungan lainnya.
Pertamina NRE Indonesia, telah menyelesaikan tahapan studi kelayakan (feasibility study) atas proyek NEBS di beberapa konsesi di Kalimantan dan akan memasuki tahapan komersialisasi.
Baca Juga: Ide Bisnis Travel Agent, Simak 10 Tips Memulai Usaha Perjalanan Wisata dari Nol
Bukan hanya itu, Pertamina NRE juga semakin serius menggarap bisnis karbon dengan menjadi penyedia utama dan terbesar dalam bursa perdagangan karbon.
“Dengan kerjasama ini, kami harapkan dapat menjadi milestone untuk proyek ekonomi hijau dan NEBS di Kalimantan Timur," kata Dannif.
"Kami berharap kolaborasi Pertamina NRE dan Pemprov Kaltim menjadi kerja sama yang solid dan tahapan selanjutnya dapat kami lakukan dengan konkret," imbuhnya.
NEBS merupakan solusi untuk memitigasi perubahan iklim melalui pengelolaan dan pemanfaatan alam secara berkelanjutan.
Beberapa pendekatan yang dapat dilakukan adalah dengan mencegah ataupun mengurangi deforestasi dan melakukan reforestasi.