rilis-bumn

Digebrak Sejak 2017, Program BBM Satu Harga Meluas Hingga 472 Lokasi di 2023

Senin, 2 Oktober 2023 | 21:00 WIB
Dinikmati masyarakat 3T, program BBM Satu Harga meluas hingga 472 Lokasi. (DOK. Pertamina)

Kabar BUMN - Pertamina akan terus mendukung upaya Pemerintah untuk menyalurkan BBM bagi masyarakat di daerah 3T (Terluar, Terdepan dan Tertinggal), agar dapat membeli bahan bakar kendaraan bermotor (BBM), khususnya BBM Bersubsidi dengan harga yang sama dengan wilayah lainnya yang telah tersedia SPBU.

Demikian diungkapkan Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Fadjar Djoko Santoso.

Fadjar menjelaskan, hingga September 2023, Pertamina telah membangun lembaga penyalur BBM Satu Harga di 472 lokasi.

Baca Juga: Gandeng LKPP, Pertamina Implementasikan Aplikasi E-Katalog

Yakni sebanyak 71 titik di Sumatra, 5 titik di Jawa dan Bali, 96 titik di Kalimantan, 70 titik di Maluku, 87 titik di Nusa Tenggara, dan 94 titik di Papua.

Hingga akhir tahun 2024 program ini diharapkan dapat mencapai 573 lokasi.

Seperti diketahui, sejak tahun 2017, pemerintahan Presiden Joko Widodo melakukan gebrakan dengan membangun lembaga penyalur BBM di wilayah 3T dengan memberlakukan harga BBM yang sama di seluruh wilayah Indonesia.

Baca Juga: Sinergi dengan Kejaksaan dan BPN, Pertamina Berhasil Pulihkan Aset Tanah di Jawa Timur

Melalui kebijakan yang dikenal dengan Program BBM Satu Harga, pemerintah melalui Kementerian BUMN mendorong perwujudan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia terutama dalam aspek ketersediaan energi.

Pada roadmap awal, Program BBM Satu Harga yang berlangsung pada periode 2017 – 2019 menargetkan 150 fasilitas penyalur.

Namun besarnya manfaat yang dinikmati masyarakat di wilayah 3T, mendorong pemerintah bersama Pertamina sebagai BUMN berkomitmen memperluas program tersebut hingga tahun 2024.

Baca Juga: Dukung Pemerintah Jaga Inflasi, Pertamina Terapkan Strategi Khusus untuk Jaga Pasokan BBM dan LPG

Selain menyalurkan BBM Jenis Bahan Bakar Minyak Tertentu (JBT) dan Jenis Bahan Bakar Minyak Khusus Penugasan (JBKP), Fadjar menambahkan, lembaga penyalur juga dapat menjual produk BBM berkualitas lainnya seperti Pertamax, Dex Series, serta Elpiji Non Subsidi seperti Bright Gas dan LPG 12 Kg.

Saat ini, Pertamina melalui Subholding Commercial & Trading mengembangkan program BBM Satu Harga dengan dua cara yakni percepatan pembangunan BBM 1 Harga.

Halaman:

Tags

Terkini